Graphic Designer merupakan profesi yang bertugas membuat desain visual untuk menyampaikan pesan tertentu, seperti kebutuhan iklan, media sosial, kemasan produk, hingga website.
Mereka biasanya menggunakan software desain seperti Photoshop, Illustrator, atau tools digital lainnya dan bekerja sama dengan tim marketing maupun klien agar hasil desain sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Seorang Graphic Designer tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus mampu memahami identitas brand serta tujuan pemasaran perusahaan.
Tantangan dalam Merekrut Graphic Designer
Merekrut Graphic Designer bukanlah hal yang mudah. Rekruter sering kesulitan menemukan kandidat yang:
- Memiliki gaya desain yang sesuai dengan identitas visual perusahaan
- Mampu berkomunikasi dengan baik lintas divisi
- Memahami bahwa desain harus mendukung tujuan bisnis, bukan sekadar estetika
- Konsisten kreatif meski menangani brand dalam jangka panjang
Karena itu, dibutuhkan template pertanyaan interview Graphic Designer yang mampu menggali kemampuan teknis sekaligus pola pikir strategis kandidat.
Template 15 Pertanyaan Interview Graphic Designer
Berikut daftar pertanyaan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
1. Bagaimana cara Anda menyesuaikan desain agar relevan dengan kebutuhan berbagai jenis bisnis atau klien?
Pertanyaan ini bisa membantu rekruter menilai kemampuan adaptasi dan pemahaman designer terhadap berbagai brand, audiens, dan industri yang berbeda.
2. Apakah Anda terbiasa menyelesaikan desain dalam waktu terbatas?
Seorang designer akan sering dihadapkan dengan banyak proyek yang harus segera diselesaikan. Pertanyaan ini bisa menguji kemampuan kandidat untuk bekerja di bawah tekanan tanpa mengurangi kualitas kerja.
3. Apa cara yang biasa Anda lakukan untuk tetap update dengan perkembangan teknologi atau tren desain terbaru?
Perlu diketahui bahwa bidang desain bersifat dinamis. Lewat pertanyaan ini, rekruter bisa memastikan bagaimana keingintahuan dan inisiatif kandidat untuk mempelajari hal-hal baru, serta seberapa terbuka mereka terhadap teknologi baru.
4. Seberapa sering Anda mempresentasikan hasil desain Anda?
Presentasi adalah bagian paling penting dalam meyakinkan klien. Pertanyaan ini bisa mengukur kemampuan komunikasi visual dan verbal kandidat.
5. Apa strategi Anda agar desain merek yang Anda buat bisa tetap relevan dan berkembang secara visual?
Perusahaan perlu designer yang bisa berpikir jangka panjang. Pertanyaan ini bisa menggali pemahaman desain secara strategis, bukan hanya sebatas estetika.
6. Apa yang Anda lakukan untuk tetap kreatif saat menangani satu merek yang sama secara terus menerus?
Kreativitas yang konsisten sangat penting dalam branding. pertanyaan ini bisa menunjukkan bagaimana kandidat bisa menjaga kretivitas dan semangatnya dalam proyek jangka panjang.
7. Apa strategi desain Anda agar satu brand tetap menarik walau audiensnya berbeda-beda?
Pertanyaan ini bisa menguji pemahaman kandidat soal segmentasi pasar dan kemampuan visualisasi strategi brand yang fleksibel namun konsisten.
8. Bagaimana cara Anda beradaptasi di minggu pertama bekerja?
Pertanyaan ini bisa diajukan rekruter untuk mengukur inisiatif dan kesiapan kandidat beradaptasi di lingkungan baru, termasuk mempelajari tools yang biasa digunakan perusahaan, mengenal rekan kerja, serta memahami cara komunikasi tim.
9. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan satu proyek?
Pertanyaan ini bisa mengukur kemampuan manajemen waktu, ketepatan jadwal, dan seberapa realistis kandidat dalam merencanakan alur kerja desainnya.
10. Adakah karya desain dalam portfolio yang paling menonjol?
Lewat pertanyaan ini rekruter bisa menggali beberapa aspek sekaligus, mulai dari gaya desain, pencapaian terbesar, serta jenis proyek seperti apa yang membuat kandidat merasa sangat percaya diri.
11. Saat mengerjakan suatu proyek, materi awal apa saja yang Anda terima dan bagaimana cara Anda memulainya?
Lewat pertanyaan ini rekruter bisa mengukur kemampuan kandidat memahami brief awal dan bagaimana ia mengembangkan ide berdasarkan batasan dan kebutuhan dari klien atau brand.
12. Bagaimana cara Anda menanggapi masukan negatif dari klien?
Pertanyaan ini penting untuk melihat seberapa profesional kandidat dalam menerima kritik. Ini juga bisa mengukur ketahanan emosional, sikap terbuka, dan kemampuan mereka dalam merefleksi kekurangannya.
13. Di antara desain cetak dan digital, mana yang lebih Anda kuasai dan bagaimana cara Anda menyesuaikan gaya kerja untuk keduanya?
Pertanyaan ini bisa menilai fleksibilitas dan pemahaman kandidat atas dua media dengan kebutuhan teknis yang berbeda, terutama jika ada proyek yang menuntut keduanya.
14. Apa langkah akhir yang biasanya Anda lakukan sebelum desain dikirim ke percetakan atau naik tayang secara online?
Pertanyaan ini bisa diajukan rekruter untuk memastikan apakah kandidat memahami proses teknis finishing seperti mengatur resolusi, warna, format file, serta proofing untuk meminimalisir kesalahan.
15. Bagaimana Anda memastikan bisa menyelesaikan pekerjaan tetap on time walau proyek dikejar deadline?
Pertanyaan ini bisa diajukan untuk menguji kemampuan kandidat dalam manajemen waktu, bagaimana efisiensi kerja, dan cara mereka memprioritaskan tugas secara maksimal meski dikerjakan di bawah tekanan.
Baca juga: Template Job Deskripsi Graphic Designer
Solusi Mudah Rekrut Graphic Designer Terbaik dengan LinovHR
Setiap perusahaan membutuhkan kandidat berbakat untuk mendukung kelancaran operasional. Proses rekrutmen yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan agar posisi yang kosong tidak menghambat produktivitas perusahaan.
Dengan Recruitment Software LinovHR, pencarian kandidat dapat dilakukan secara otomatis, dapat mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, serta mempercepat proses seleksi dengan lebih hemat biaya dan efisien.
Tertarik untuk coba produk kami? Ajukan demo gratis sekarang!