Dalam dunia kerja yang dinamis, produktivitas karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh target dan KPI, tetapi juga oleh suasana kerja yang sehat dan kolaboratif.
Tim yang terlalu tegang, pasif, atau kurang saling mengenal seringkali mengalami hambatan komunikasi yang berdampak pada kinerja.
Di sinilah peran ice breaking menjadi penting sebagai sarana mencairkan suasana dan membangun interaksi yang lebih natural antar anggota tim.
Ice breaking bukan sekadar permainan pengisi waktu. Jika dirancang dan diterapkan dengan tepat, aktivitas ini dapat membantu HR dan pemimpin tim menciptakan lingkungan kerja yang lebih aktif, terbuka, dan produktif, baik di kantor maupun dalam skema kerja remote dan hybrid.
Apa Itu Ice Breaking?
Ice breaking adalah aktivitas yang dilakukan pemecah atau mencairkan suasana. Istilah Ice breaking ini diambil dari dua kata dalam Bahasa Inggris yang memiliki arti pemecah es. Frasa tersebut sering digunakan dalam sebuah kegiatan dengan tujuan untuk menghilangkan kejenuhan.
Aktivitas ice breaking dapat dilakukan pada kegiatan seminar, organisasi, atau dalam lingkungan kantor. kegiatan ice breaking dapat memecahkan suasana yang mencekam dan meningkatkan kualitas antar peserta atau rekan kerja.
Waktu Yang Tepat Untuk Ice Breaking
Menentukan waktu yang tepat sangat penting agar ice breaking memberikan dampak optimal. Ice breaking paling efektif dilakukan sebelum rapat penting, sesi brainstorming, atau pelatihan internal.
Pada momen ini, karyawan biasanya masih membawa beban pekerjaan atau distraksi lain, sehingga membutuhkan transisi suasana.
Umumnya waktu kerja kantor dimulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Ice breaking dapat dilakukan dilakukan di sela waktu kerja seperti pada pukul 12 siang atau setelah istirahat makan siang.
Sebelum para karyawan melanjutkan kembali pekerjaan, aktivitas ice breaking ini dapat dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat para karyawan.
Namun, HR perlu memastikan durasi ice breaking tidak terlalu panjang agar tidak mengganggu agenda utama.
Untuk kerja remote dan hybrid, ice breaking sebaiknya dilakukan di awal pertemuan virtual. Aktivitas singkat selama 5-10 menit sudah cukup untuk membangun energi positif tanpa menguras waktu kerja.
Manfaat Ice Breaking Di Dalam Kantor
Ice breaking memberikan berbagai manfaat nyata bagi karyawan maupun organisasi. Aktivitas ini tidak hanya berdampak pada suasana kerja, tetapi juga pada performa tim secara keseluruhan.
Melakukan kegiatan ice breaking di sela waktu kerja memiliki banyak manfaat, diantaranya:
- Memunculkan ide-ide baru yang kreatif
- Mengembangkan dan mengoptimalkan kinerja karyawan
- Melatih karyawan untuk berinteraksi satu sama lain
- Melatih dalam kerja sama tim
- Melatih untuk berpikir kritis dan sistematis dalam memecahkan suatu masalah
- Menumbuhkan rasa percaya diri
- Melatih dalam membuat strategi dalam bekerja
- Meningkatkan daya konsentrasi
- Membentuk jiwa seorang pemimpin
- Meningkatkan komunikasi dan interaksi antar karyawan
- Mengurangi rasa canggung, terutama pada tim baru atau lintas divisi
- Membangun kepercayaan dan rasa kebersamaan dalam tim
- Membantu karyawan lebih fokus sebelum rapat atau pelatihan
- Meningkatkan employee engagement dan motivasi kerja
- Mendukung budaya kerja yang lebih positif dan inklusif
Tips Memilih Game Ice Breaking yang Tepat Sesuai Tujuan Tim
Memilih game ice breaking tidak bisa dilakukan secara asal. HR dan pemimpin tim perlu menyesuaikannya dengan kondisi, tujuan, dan karakter tim agar aktivitas benar-benar efektif.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih game ice breaking:
- Tujuan kegiatan (membangun keakraban, meningkatkan fokus, atau mendorong kreativitas)
- Jumlah peserta dan durasi waktu
- Format kerja (offline, remote, atau hybrid)
- Budaya perusahaan dan tingkat formalitas
Game yang tepat akan membantu mencapai tujuan tanpa membuat peserta merasa terpaksa. Misalnya, untuk sesi brainstorming, ice breaking yang merangsang kreativitas lebih relevan dibanding permainan kompetitif.
Sebaliknya, untuk membangun keakraban, game berbasis cerita atau perkenalan diri lebih efektif.
Dengan menyesuaikan game terhadap konteks tim, ice breaking tidak hanya menjadi aktivitas menyenangkan, tetapi juga mendukung tujuan kerja dan dinamika tim secara keseluruhan.
Tips Agar Ice Breaking Tidak Canggung dan Tetap Profesional
Dalam lingkungan kerja, ice breaking yang kurang tepat justru bisa terasa kaku dan tidak natural bagi karyawan.
Hal ini biasanya terjadi karena aktivitas yang terlalu dipaksakan, tidak relevan dengan konteks kerja, atau tidak sesuai dengan karakter tim.
Oleh karena itu, HR dan pemimpin tim perlu merancang ice breaking yang tetap santai, namun selaras dengan budaya profesional perusahaan.
Berikut beberapa tips agar ice breaking tidak terasa canggung dan tetap profesional:
Gunakan Aktivitas yang Sederhana dan Mudah Dipahami
Ice breaking yang terlalu rumit dapat membuat peserta bingung dan enggan berpartisipasi. Aktivitas sederhana membantu karyawan lebih cepat terlibat tanpa rasa tertekan. Semakin mudah dipahami, semakin natural pula interaksi yang tercipta di dalam tim.
Sesuaikan dengan Budaya dan Karakter Perusahaan
Setiap organisasi memiliki tingkat formalitas yang berbeda. Ice breaking di perusahaan korporat tentu perlu pendekatan yang berbeda dengan startup. Dengan menyesuaikan aktivitas pada budaya kerja, ice breaking akan terasa relevan dan tidak kaku.
Hindari AKtivitas yang Terlalu Personal atau Memaksa
Ice breaking sebaiknya tidak menyentuh ranah pribadi yang sensitif. Memberi ruang bagi karyawan untuk berpartisipasi secara nyaman akan menciptakan suasana yang lebih terbuka dan professional.
Batasi Durasi agar Tetap Efektif
Ice breaking yang terlalu lama berpotensi mengganggu fokus kerja. Durasi singkat namun tepat sasaran justru lebih efektif dalam mencairkan suasana tanpa mengurangi produktivitas.
Dengan pendekatan yang tepat, ice breaking dapat menjadi alat strategis untuk membangun komunikasi yang lebih cair tanpa menghilangkan profesionalisme di tempat kerja.
25 Games Ice Breaking Yang Wajib Dicoba
Banyak sekali kegiatan ice breaking yang bisa dicoba di lingkungan kerja atau kantor. Anda bisa mencoba beberapa games lucu, simple dan seru ini di sela kegiatan kerja.
1. Tebak Logo Produk
Games ice breaking tebak gambar ini adalah permainan untuk mengetahui pengetahuan karyawan tentang logo produk yang biasa mereka pakai atau dilihat.
Cara bermain:
- Siapkan beberapa gambar atau logo produk. Bisa dengan di print atau ditampilkan melalui proyektor
- Berikan arahan kepada karyawan untuk membuat satu baris
- Tampilkan gambar logo tersebut dan biarkan karyawan menebak hingga benar
- Jika karyawan dapat berhasil menebak logo tersebut maka dipersilahkan untuk duduk, dan yang salah bisa diberi hukuman seperti mencoret mukanya dengan bedak atau kembali ke barisan hingga berhasil menebak suatu logo
2. Sambung Kata
Ide ice breaking games sambung kata ini mengharuskan para karyawan membuat kalimat dari kata yang disebutkan dari setiap karyawan.
Cara bermainnya:
- Kumpulkan seluruh karyawan di dalam suatu ruangan atau bisa dilakukan di tempat kerja mereka
- Instruksikan 1 karyawan pertama untuk mengucapkan satu kata
- Lalu karyawan setelahnya harus menyebutkan setiap kata yang telah diucapkan sebelumnya dan mengeluarkan 1 kata baru hingga membuat 1 kalimat padu
- Jika ada yang salah menyebutkan kata, maka dapat diberi hukuman
Manfaat dari games sambung kata akan melatih konsentrasi dan juga daya ingat karyawan.
3. Games ‘Bos Berkata’
Pada game ice breaking ini, para karyawan akan dilatih untuk menyimak dan juga berkonsentrasi kepada 1 arahan suara.
Games ini memerlukan 1 orang pemandu yang bertugas menjadi seorang ‘Raja’
Cara bermain:
- Tunjuk 1 orang yang akan menjadi seorang ‘Bos’ bertugas untuk memberikan perintah
- Karyawan diminta untuk melakukan perintah dari Bos jika hanya di awal perintah tersebut terdapat kata ‘Bos Berkata’
- Contohnya, terdapat perintah “Bos Berkata pegang hidung” maka karyawan harus memegang hidungnya
- Jika di awal perintah tidak terdapat kata “Bos Berkata” maka karyawan tidak perlu melakukan perintah tersebut.
4. Siapa Dia
Games ice breaking lucu ini akan membuat karyawan lebih mengenal rekan kerjanya satu sama lain.
Cara bermain :
- Ajaklah satu karyawan untuk memperkenalkan dirinya dengan menyebutkan nama dan juga divisi. Contohnya ‘Nama saya Ahmad, divisi saya marketing”
- Lalu mintalah karyawan selanjutkan untuk menyebutkan nama dan divisi karyawan sebelumnya dan disambungkan dengan memperkenalkan dirinya.
Misalnya, Teman saya Ahmad, divisinya marketing. Saya Ihan, divisi saya designer. Lakukan perkenalan tersebut hingga setiap karyawan mendapat giliran
- Jika terdapat karyawan yang tidak bisa menyebutkan nama rekan kerja, maka ia harus bertanya langsung kepada karyawan yang bersangkutan
5. Rumus Benar-Salah
Permainan ice breaking ini mengandalkan 1 orang sebagai pemandu dan juga melatih konsentrasi karyawan.
Cara bermain:
- Aturan dari games ini berfokus pada rumus Benar-Salah
- 1 orang akan menjadi pemandu games yang akan menerangkan permainan Benar-Salah ini
- Seluruh karyawan diharapkan untuk menghadap pemandu di depan
- Apabila pemandu mengatakan ‘Buka-Tutup’ maka para karyawan harus menjawabnya dengan ‘Buka-Buka’ mengapa? Karena rumus dari games ini adalah ‘Benar-Salah’
- Pemandu dapat mengganti rumus sesuka hati, maka dari itu pada games ini konsentrasi karyawan akan diuji
6. Berhitung
Ide game ice breaking selanjutknya ini tidak diminta para karyawan untuk menyelesaikan soal matematika, tetapi akan meminta karyawan untuk mengganti angka dengan kelipatan dua menjadi kata “Door!”
Cara bermain:
- Kumpulkan karyawan di dalam sebuah ruangan
- Pemandu terlebih dahulu instruksi kepada para karyawan
- Karyawan diminta untuk berhitung dimulai dari angka 1, tetapi jika terdapat angka yang memiliki kelipatan 2 harus diganti menjadi “Door!’
- Contohnya karyawan pertama akan berhitung mulai dari angka 1, lalu karyawan setelahnya mengucapkan “Door!” dan karyawan setelahnya baru melanjutkan hitungannya
- Pemandu sesuka hati mengubah kelipatan angka menjadi kelipatan 3 atau 4.
7. Kata Kunci
Permainan ini bertujuan untuk menguji ketelitian para karyawan dengan mendengarkan cerita dari seorang pemandu dan mendengarkan kata kunci yang disebutkan.
Cara bermain:
- Perintah karyawan untuk menghadap ke arah pemandu cerita
- Sebelum bercerita pemandu akan memberikan sebuah kata kunci yang jika disebutkan maka para karyawan harus menjawab ‘Bisa, Bisa, Yes!’
- Misalnya kata kuncinya adalah “Semangat” maka, setiap kata tersebut terucap dari cerita pemandu maka para karyawan harus menjawab kata kuncinya.
8. Mengisi Tic Tac Toe
Permainan Tic Tac toe ini sebenarnya dimainkan pada selembar kertas dan dilakukan oleh 2 orang. Tapi untuk mengisi ice breaking kantor, games ini bisa dimodifikasikan untuk bisa diikuti oleh banyak orang.
Cara bermain:
- Buatlah 2 kelompok menjadi kelompok silang (x) dan juga kelompok lingkaran (O) yang berisi 5 hingga 6 orang
- Tunjukan 1 orang sebagai juru bicara dari tiap kelompok
- Pemandu harus menyiapkan tabel tic tac toe di papan tulis atau di sebuah kertas
- Untuk mengisi tabel tersebut, tiap kelompok harus menjawab soal yang diberikan pemandu. Kelompok yang tercepat dan menjawab dengan benar diperbolehkan mengisi tabel sesuai nama kelompok yang diberikan.
- Pemenang dari permainan ini adalah kelompok yang berhasil mengisi tabel secara vertikal, horizontal, atau diagonal
Baca Juga: Pygmalion Effect: Sugesti Positif Untuk Meningkatkan Performa
9. Ucapkan Objek
Ucapkan objek ini adalah games ice breaking yang mengharuskan pesertanya untuk menyebutkan suatu objek yang telah ditentukan.
Cara bermain :
- Kumpulkan seluruh karyawan
- Setelah terkumpul, para pemandu akan menyebutkan suatu objek yang nantinya para karyawan akan menyebutkan elemen-elemen dari objek tersebut.
- Misalnya objek yang ditentukan adalah nama hewan, makan karyawan harus menyebutkan nama-nama hewan seperti kuda, kelinci dan lain-lain
- Para karyawan harus menyebutkan nama objek tersebut sesuai huruf akhir yang disebutkan karyawan sebelumnya. Misalnya karyawan pertama menyebutkan Kuda, maka orang setelahnya harus menyebutkan nama hewan yang diawali dari huruf A
- Waktu yang diberikan untuk mengucapkan objek tersebut adalah 5 detik tiap orangnya.
Baca Juga: 8 Tips Mengatasi Rasa Minder atau Kurang Percaya Diri di Kantor
10. Bercermin
Aktivitas ice breaking ini akan mengungkapkan pesan yang disampaikan dari pergerakan yang akan dilakukan
Cara bermain :
- Buatlah dua kelompok menjadi kelompok bayangan dan kelompok objek yang terdiri dari 3-5 orang
- Tunjuk 1 orang pada tiap kelompok yang akan menjadi bayangan dan juga objek pada cermin
- Pemandu akan memberikan sebuah pesan yang berisi suatu aktivitas sehari-hari
- Contohnya, pemandu akan memberikan pesan yaitu ‘Makan Mie Panas’ maka kelompok objek harus memperagakan orang yang sedang makan mie yang panas beserta ekspresi yang dikeluarkan.
- Perwakilan dari kelompok bayangan harus mengikuti gerakan dari kelompok objek dan harus menjawab pesan yang sedang diperagakan.
11. Bingo Kenalan Kantor
Anda dapat menjadikan momen ice breaking sebagai momen untuk membuat karyawan saling mengenal. Permainan bingo kenalan kantor ini bisa membantu.
Cara Bermain:
- Buat kartu bingo dengan kotak-kotak yang berisi karakteristik atau hobi-hobi unik dari setiap karyawan (misalnya, suka hiking, hobi memasak, punya hewan peliharaan, dan sebagainya).
- Selama jeda coffee break atau istirahat, minta setiap karyawan mencari rekan kerja yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan kotak di kartu bingo mereka.
- Minta mereka untuk berbicara satu sama lain dan menandai kotak jika sesuai.
- Karyawan pertama yang menyelesaikan kartu bingo bisa mendapatkan hadiah kecil.
12. Kuis Trivia Kantor
Apakah Anda sudah yakin bahwa seluruh karyawan mengetahui mengenai seluk beluk perusahaan? Coba buktikan itu dalam game kuis trivia kantor.
Cara melakukan permainan ini juga sederhana, Anda hanya perlu membuat pertanyaan tentang sejarah, budaya, dan prestasi kantor.
Ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk memahami lebih banyak tentang sejarah perusahaan dan mengetahui hal-hal menarik tentang rekan kerja.
13. Scavenger Hunt Kantor
Setiap orang menyukai mencari harta karun, Anda pun bisa menjadikan hal ini sebagai salah satu permainan dalam ice breaking.
Cara Bermain
- Buat daftar item yang harus ditemukan di sekitar kantor dan bagi tim menjadi dua atau lebih.
- Tim harus berlomba untuk menemukan item-item tersebut dan mendokumentasikan dengan foto.
- Tim yang menyelesaikan daftar item tercepat adalah pemenangnya.
14. Apa yang Akan Anda Bawa ke Pulau Terpencil
Terkadang, menentukan prioritas di dalam pekerjaan menjadi tantangan tersendiri. Nah, untuk membantu karyawan mengasah mana yang harus menjadi prioritas mereka. Cobalah game satu ini.
Cara memainkannya sangat sederhana, mintalah karyawan untuk memikirkan satu item yang akan mereka bawa jika mereka terdampar di pulau terpencil.
Dari sini Anda bisa melihat tentang prioritas dan kepribadian orang di kantor.
15. Tim Building Towers
Game ice breaking satu ini bisa Anda gunakan untuk membangun kekompakkan tim. Tapi tidak menghilangkan esensi dari keseruan dan kegembiraan yang akan tercipta.
Cara Bermain:
- Bagilah karyawan menjadi tim kecil.
- Berikan setiap tim bahan seperti spageti, marshmallow, atau kertas dan selotip.
- Tugaskan kepada setiap tim untuk membangun menara tertinggi dengan bahan yang mereka terima.
- Berikan waktu yang terbatas
- Tim dengan menara tertinggi dalam waktu yang ditentukan menang.
16. Two Truths and a Lie
Game ini membantu para karyawan untuk belajar lebih banyak tentang satu sama lain sambil bersenang-senang. Cara memainkan game ini pun sederhana, seperti berikut ini:
Cara Bermain:
- Setiap karyawan harus membuat tiga pernyataan tentang diri mereka sendiri: dua yang benar dan satu yang salah.
- Karyawan lain harus menebak mana yang salah.
17. Permainan Kucing Buta
Permainan ice breaking lucu ini pastinya akan sangat seru dimainkan.
Cara Bermain:
- Minta seorang karyawan untuk berdiri dalam lingkaran dengan mata tertutup.
- Salah satu orang di tengah lingkaran menjadi “kucing buta.”
- Kucing buta mencoba menunjuk ke seseorang dalam lingkaran dan menebak siapa yang dia tunjuk.
- Jika dia benar, orang yang ditunjuk menjadi kucing buta selanjutnya.
18. Yel-yel
Ice breaking selanjutnya adalah membuat yel-yel yang menghibur. Peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok dan diminta untuk menciptakan yel-yel yang kreatif dan penuh semangat.
Tujuan permainan ini adalah untuk mengasah kreativitas serta membangun kerja sama di antara mereka.
19. Group Map
Untuk permainan Group Map, ini cocok jika ada peserta dari berbagai daerah. Mereka diminta untuk memposisikan diri dalam peta imajiner yang merepresentasikan daerah asal mereka.
Setelah itu, setiap peserta berbagi satu nilai penting yang mereka pelajari dari daerah tersebut dan mengapa nilai tersebut berarti banyak bagi mereka. Tujuannya adalah untuk membangun pemahaman dan ikatan dalam tim.
20. Pagi, Siang, Malam
Pagi, Siang, Malam adalah permainan yang sederhana tanpa peralatan. Peserta mendengarkan cerita yang kamu buat di mana kata-kata “pagi”, “siang”, dan “malam” muncul.
Setiap kali muncul kata “pagi”, peserta tepuk tangan sekali; “siang”, tepuk tangan tiga kali; dan “malam”, tepuk tangan dua kali. Hukuman bisa diberikan kepada peserta yang tidak mengikuti instruksi sebelumnya yang sudah disepakati.
21. Word Association
Word Association melatih kecepatan berpikir dan kreativitas karyawan. Peserta ditantang untuk menghubungkan kata secara spontan tanpa banyak waktu berpikir.
Game ini cocok dilakukan sebelum sesi brainstorming karena membantu “memanaskan” otak dan meningkatkan fokus tim.
Cara bermain:
- Fasilitator menyebutkan satu kata awal
- Peserta berikutnya menyebutkan kata yang berkaitan
- Lakukan secara berantai
- Peserta yang terlalu lama berpikir bisa dieliminasi
Contoh: “Kantor” – “Meeting” – “Deadline” – “Lembur”
22. Cerita Berantai
Game ini mendorong kolaborasi dan imajinasi tim. Setiap peserta memiliki peran kecil dalam membangun cerita utuh.
Cerita yang dihasilkan sering kali lucu dan mencairkan suasana.
Cara bermain:
- Fasilitator membuka cerita dengan satu kalimat
- Peserta melanjutkan satu kalimat/kata secara bergiliran
- Lanjutkan hingga semua peserta berkontribusi
Contoh: “Hari ini saya datang ke kantor…”
23. Sambung Kata
Game ini melatih fokus, kosakata, dan kecepatan berpikir. Permainan sederhana ini dapat meningkatkan energi tim secara instan.
Cara bermain:
- Peserta pertama menyebutkan satu kata
- Peserta berikutnya menyambung dengan huruf terakhir
- Kata tidak boleh diulang
Contoh: “Kantor” – “Rapat” – “Target”
24. Tebak Singkatan
Tebak singkatan sangat relevan untuk dunia kerja yang penuh dengan istilah dan akronim. Game ini membantu menyamakan pemahaman antar karyawan.
Cara bermain:
- Fasilitator menyebutkan singkatan
- Peserta menebak kepanjangannya
- Jawaban bisa didiskusikan singkat
Contoh: “KPI” – “Key Performance Indicator”
25. Fakta atau Mitos
Game ini menggabungkan ice breaking dengan edukasi ringan, sehingga cocok untuk lingkungan kerja profesional. Pernyataan yang digunakan dapat disesuaikan dengan topik umum, kesehatan, atau dunia kerja.
Selain mencairkan suasana, game ini membantu peserta mendapatkan wawasan baru melalui diskusi singkat setelah jawaban diberikan.
Cara bermain:
- Fasilitator membacakan satu pernyataan
- Peserta menjawab dengan “fakta” atau “mitos”
- Fasilitator menjelaskan jawaban yang benar
Contoh: “Multitasking meningkatkan produktivitas”, Jawaban: Mitos.
Cara Mengetahui Apakah Ice Breaking Efektif atau Tidak
Efektivitas ice breaking dapat dilihat dari perubahan dinamika tim setelah aktivitas dilakukan. HR dapat mengamati tingkat partisipasi, kualitas diskusi, serta suasana kerja selama rapat atau kolaborasi berlangsung. Jika karyawan terlihat lebih aktif dan komunikatif, ice breaking dapat dikatakan berhasil.
Selain observasi, HR juga dapat mengumpulkan feedback singkat dari peserta. Evaluasi ini membantu menentukan apakah aktivitas perlu disesuaikan atau ditingkatkan di sesi berikutnya.
Optimalkan Ice Breaking Tim dengan Manajemen Karyawan dari LinovHR
Ice breaking akan semakin berdampak jika didukung oleh sistem manajemen karyawan yang terstruktur.
Melalui fitur Organization Management dari LinovHR, perusahaan dapat mengelola struktur tim, peran karyawan, hingga kolaborasi lintas divisi dengan lebih rapi dan transparan.
Dengan data organisasi yang jelas, HR dapat merancang aktivitas ice breaking yang lebih relevan sesuai kebutuhan tim.
Hasilnya, bukan hanya suasana kerja yang lebih aktif, tetapi juga produktivitas dan engagement karyawan yang meningkatkan secara berkelanjutan.
Optimalkan engagement tim dengan sistem Organization Management LinovHR yang membantu membangun kolaborasi kerja lebih efektif dan terstruktur. Ajukan demo gratisnya sekarang!