Keterampilan teknis

Keterampilan Teknis VS Keterampilan Non Teknis, Mana yang Lebih Penting?

Keterampilan merupakan talenta yang dimiliki tiap individu sebagai hadiah dari Sang Pencipta. Namun keterampilan sendiri terbagi lagi menjadi dua, keterampilan teknis dan non-teknis, atau bahasa yang lebih sering didengar adalah hardskill dan softskill.

Sekarang ini banyak sekali course yang fokus untuk mengembangkan hardskill dan softskill guna bekal sebagai persiapan terjun ke dunia kerja. 

Jika dalam sebuah pekerjaan, sebenarnya keterampilan mana yang lebih penting? Untuk tahu jawabannya, mari simak artikel ini bersama! 

 

Baca Juga: Ingin Melamar Kerja? Kenali Dulu Kualifikasi Kemampuan Profesional

 

Apa itu Keterampilan Teknis? 

Keterampilan teknis adalah kemampuan seseorang yang lebih mengandalkan IQ dan otak kiri. Hal ini fokus pada ilmu pengetahuan atau teknologi.

Dibutuhkan daya ingat, kecakapan, dan hal yang bersifat terlihat. Tak mengherankan jika orang yang lebih mengandalkan keterampilan teknis terlihat lebih pintar dari yang lain.

 

Contoh Keterampilan Teknis

Seseorang yang memiliki keterampilan teknis akan terlihat dengan jelas.

Contoh keterampilan teknis yaitu jago bermain basket, memasak, bernyanyi, coding, menulis, menghitung, dan lain sebagainya. Ciri khas dari keterampilan teknis sendiri adalah tekun dalam satu bidang yang digemari.

Contoh lain keterampilan teknis dalam pekerjaan adalah:

  • Kemampuan untuk menulis
  • coding, menggambar, dan sebagainya. Bisa dikatakan juga bahwa keterampilan non teknis ini sama dengan hardskill. 

 

Apa Itu Keterampilan Non Teknis? 

Keterampilan non teknis atau soft skill adalah kemampuan seseorang yang lebih mengandalkan EQ dan otak kanan. Hal ini fokus pada sosialisasi dan emosional. Sosialisasi disini bukan hanya pada orang lain, namun dalam diri sendiri. 

Keterampilan non teknis juga bisa disebut sebagai cerminan dari karakter seseorang. Biasanya seseorang yang lebih andal dalam softskill, lebih hebat dalam komunikasi, rasa empati, dan hal yang bersifat dari dalam diri.

Contoh keterampilan non teknis yang dijumpai di lingkungan kerja adalah:

  • Leadership
  • Persuasi
  • Negosiasi.

 

Berbagai keterampilan ini akan menunjang perkembangan karir seseorang. 

Jika Anda merasa tidak memiliki keterampilan non teknis, Anda dapat mengasah dan mendengar kritikan dari orang lain agar menjadi motivasi untuk meningkatkan keterampilan non teknis.

 

Baca Juga: 20+ Skill Dalam CV yang Harus Dicantumkan untuk Sukses Melamar Kerja

 

Contoh Keterampilan Non Teknis

Keterampilan non teknis yang bersifat dibawah alam sadar selayaknya harus dipunyai pada semua manusia. 

Contoh keterampilan non teknis sendiri dibagi dua, kemampuan mengatur diri sendiri dan kemampuan menghadapi orang lain. Untuk kemampuan mengatur diri, contohnya yaitu critical thinking, communication, creativity, decision-making, dan lain sebagainya. 

Sementara untuk kemampuan menghadapi orang lain, misalnya negotiation, teamwork, leadership, dan lain sebagainya. Keterampilan non-teknis bersifat dapat diasah. Sehingga jika Anda merasa kurang dalam softskill, hal ini dapat diasah sesuai dengan kondisi yang ada.

 

Contoh Penyajian Keterampilan Teknis dan Non Teknis dalam CV

Namun, dalam CV bagaimana contoh keterampilan teknis dan non teknis dalam CV? Kira-kira seperti ini contoh yang adapat Anda ikuti

Simak dalam Contoh CV Berikut ini:

 

Contoh Keterampilan Teknis
Sumber: https://novoresume.com/career-blog/it-resume

 

 

Mana yang Lebih Penting, Keterampilan Non Teknis Atau Keterampilan Teknis?

Keterampilan teknis dan non-teknis penting untuk dimiliki untuk penyeimbang. Tiap perusahaan dan setiap posisi memiliki perbedaan sesuai dengan kebutuhan, core, dan value di tiap perusahaan. Baik keterampilan teknis dan non-teknis saling dibutuhkan satu sama lain untuk menjalankan pekerjaan.

Bila seseorang mempunyai keterampilan teknis yang unggul namun kurang memiliki keterampilan non teknis, dapat dipastikan jika orang tersebut tidak akan kompeten menjadi seorang pemimpin. Individu tersebut akan kesulitan untuk berbaur besama tim, mempersuasi, kompromi dan memimpin para anggotanya.

Alhasil banyak karyawan yang bekerja bersamanya merasa tidak nyaman dan berpengaruh terhadap perkembangan pekerjaan.  

Di sisi lain, bila seseorang dengan keterampilan non teknis lebih unggul dibandingkan keterampilan teknis tidak berusaha untuk meningkatkan keterampilan teknisnya, lama-lama keberadaannya akan menjadi penghambat atau beban bagi progress yang sedang berjalan.

Dalam hal ini dibutuhan kerja sama antar anggota tim agar mampu saling melengkapi satu sama lain. 

Maka dari tidak ada yang lebih penting antara keterampilan teknis dan non teknis, keduanya sama-sama penting. 

Setiap orang diharapkan memiliki kemampuan ini dengan seimbang. Jika pun seseorang hanya unggul di salah satu keterampilan, diharapkan orang tersebut sadar untuk meningkatkan atau mengasah kemampuan tersebut agar karir dan pekerjaannya selalu lancar

 

Kesimpulan

Baik contoh keterampilan teknis atau hard skill maupun non teknis merupakan dua hal penting yang berjalan bersamaan dimanapun kondisi dan bidang yang Anda tekuni.

Dua hal ini menjadi fondasi bagi dalam bekerja. Namun jangan sampai Anda cepat puas bila memiliki beberapa keterampilan diatas, tiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jadi jangan langsung berhenti belajar dan terus beradaptasi.