10 Contoh Surat Penawaran Barang dan Cara Membuatnya

Daftar Isi

Bagikan Artikel Ini :

Surat penawaran barang adalah surat yang berfungsi sebagai perantara untuk bekerja sama dengan pihak lain. Surat ini dibuat ketika ada permintaan penawaran dari calon konsumen.

Umumnya, isi surat ini mencakup penjelasan tentang produk yang ditawarkan serta rincian harga.

Selain sebagai bentuk proposal kerjasama, surat ini mempunyai fungsi lain yang tidak kalah pentingnya. Mulai dari meningkatkan pemasaran, menjadi wahana periklanan, hingga dapat membantu memperluas jaringan penjualan.

Untuk membentuk surat penawaran barang yang baik seperti apa ya? Apakah terdapat perbedaan dengan surat lainnya? Mari kita cari tahu jawabannya bersama.

Fungsi Surat Penawaran Barang

Surat penawaran barang memiliki beberapa fungsi yang penting dalam konteks bisnis. Berikut ini adalah beberapa fungsi utama surat penawaran barang:

  1. Menjelaskan penawaran secara rinci
  2. Menggambarkan harga dan biaya terkait
  3. Meningkatkan kepercayaan dan keprofesionalan
  4. Memulai proses negosiasi
  5. Mendorong tindakan pembelian

 

Tujuan Surat Penawaran Barang

Surat penawaran barang memiliki beberapa tujuan yang penting.

Pertama, surat tersebut bertujuan untuk memberikan informasi yang lengkap tentang produk atau layanan yang ditawarkan, termasuk spesifikasi, fitur, dan manfaatnya.

Kedua, surat penawaran barang juga mencantumkan harga dan rincian biaya yang terkait, sehingga penerima dapat mempertimbangkan dengan tepat sesuai dengan anggaran mereka.

Selain itu, surat penawaran barang bertujuan untuk membangun hubungan bisnis yang baik dengan penerima, menunjukkan profesionalisme dan kepercayaan dalam memberikan produk atau layanan yang berkualitas.

Terakhir, tujuan utama surat penawaran barang adalah untuk mendorong tindakan positif dari penerima, seperti menyetujui penawaran, melakukan pembelian, atau memulai negosiasi lebih lanjut, sehingga tercipta kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

 

Baca Juga: Apa Itu Quotation? Pengertian, Manfaat dan Contoh Quotation

 

Kapan Surat Penawaran Barang Digunakan dalam Bisnis?

Surat penawaran barang tidak hanya digunakan untuk menawarkan produk secara umum, tapi juga memiliki peran penting dalam berbagai situasi bisnis, terutama dalam transaksi B2B (business-to-business). 

Penggunaan yang tepat dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus memperbesar peluang kerja sama.

Berikut beberapa kondisi umum ketika surat penawaran barang digunakan:

1. Saat Menjalin Kerja Sama dengan Klien Baru

Ketika perusahaan ingin menawarkan produk kepada calon distributor, retailer, atau mitra bisnis, surat penawaran menjadi langkah awal yang formal sebelum negosiasi lebih lanjut dilakukan.

2. Saat Mengikuti Tender atau Pengadaan

Dalam proses tender atau pengadaan barang, surat penawaran digunakan sebagai dokumen resmi yang menjelaskan spesifikasi produk, harga, serta syarat dan ketentuan yang ditawarkan.

3. Saat Menanggapi Permintaan Penawaran (RFQ)

Jika calon pelanggan mengirimkan permintaan penawaran harga, perusahaan biasanya membalasnya dengan surat penawaran yang memuat detail produk dan skema harga secara resmi.

4. Saat Meluncurkan Produk Baru

Perusahaan dapat menggunakan surat penawaran untuk memperkenalkan produk baru kepada pelanggan lama atau mitra distribusi, lengkap dengan harga perkenalan atau promo khusus.

5. Saat Memperluas Jaringan Distribusi

Ketika ingin menambah reseller atau agen, surat penawaran membantu menjelaskan sistem kerja sama, harga grosir, diskon, serta ketentuan pembayaran.

Komponen Surat Penawaran Barang

Tentunya surat penawaran barang agak sedikit berbeda dengan surat lainnya. Walaupun kurang lebihnya sama, namun ada yang membedakan, yaitu:

  1. Kop Surat: Kop surat terletak di bagian atas yang terdiri dari nama, alamat lengkap, email, dan kontak perusahaan.
  2. Kepala Surat: Berisikan nomor, tanggal, lampiran, perihal, dan tujuan surat
  3. Pembuka Surat: Pembuka surat menjelaskan secara singkat mengenai pemberitahuan atau balasan dari surat permintaan yang telah diterima terkait produk yang ditawarkan.
  4. Isi Surat: Inti dari surat penawaran. Bagian ini berisi penjelasan secara detail mengenai barang atau jasa yang ditawarkan sesuai dengan keadaan yang ada seperti harga, kualitas, pembayaran, dan cara pengiriman suatu barang maupun jasa. Isi dalam surat yang jelas dan detail akan meyakinkan konsumen terkait produk yang ditawarkan.
  5. Penutup Surat: Bagian akhir dari surat penawaran yang berisi harapan maupun himbauan dari pihak distributor maupun supplier kepada calon konsumen agar dengan segera menyetujui untuk menjalin kerjasama dan untuk lebih menyakinkan, lampirkan dokumen pelengkap sebagai pendukung surat penawaran yang diajukan.

 

Baca Juga: Contoh-contoh Surat Kuasa yang Paling Sering Digunakan

 

Cara Membuat Surat Penawaran Barang

Dengan susunan surat di atas, terdapat cara membuat yang dapat membantu Anda menulis dengan benar.

Jika Anda masih bingung bagaimana cara membuat surat penawaran barang yang benar, berikut langkah-langkahnya.

1. Memberikan Identitas Perusahaan dan Penawar

Pastikan untuk memberikan identitas jelas tentang perusahaan dan penawaran seperti nama, alamat lengkap dan profil singkat.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan penawar mengenali perusahaan Anda. Pastinya penawar akan memastikan bahwa perusahaan Anda jelas.

 

2. Menyematkan Merk Barang atau Jasa

Merk produk merupakan branding sekaligus daya jual yang pertama kali dilihat oleh konsumen. Tentunya sebelum memilih untuk kerja sama, pastinya hal ini akan dipikirkan terlebih dahulu.

Oleh karena itu, penting untuk membentuk merk produk yang unik, eye catching, dan mencerminkan perusahaan Anda.

 

3. Mencantumkan Jumlah Stok Barang

Sebaiknya untuk selalu mencantumkan ketersediaan barang agar para konsumen juga dapat mengetahui barang yang dibutuhkan untuk keperluannya.

Kalaupun dalam bentuk banyak ataupun memang made by order, Anda juga dapat mencantumkan berapa lama untuk memesan.

 

4. Menjaga Kualitas Produk yang Ditawarkan

Pastikan memberikan kualitas yang terbaik agar calon konsumen tidak kapok bekerja sama dengan Anda. Jangan asal karena murah sehingga kualitas yang diberikan juga murahan!

Selalu berikan yang terbaik, karena konsumen adalah raja dan pelaku utama marketing mouth-to-mouth lebih efektif daripada konsep marketing lainnya.

 

5. Menentukan Harga yang Ditawarkan

Harga yang ditawarkan juga tentunya harus kompetitif dengan para pesaing. Jangan terlalu mahal namun juga jangan terlalu murah.

Jika harga yang diberikan terlalu mahal, takutnya calon konsumen kabur dan pindah ke perusahaan lain, ataupun juga kalau terlalu murah malah bisa dicurigai konsumen karena kualitasnya.

Jika ada yang berniat mengambil dalam jumlah banyak, Anda dapat menawarkan harga khusus sebagai penawaran awal.

 

6. Menyertakan Syarat untuk Pembayaran

Pihak perusahaan wajib menyertakan syarat khusus bagi calon konsumen dalam pembayarannya, karena tidak semua calon konsumen membayar lunas barang yang dibelinya.

Ketentuan khusus tersebut meliputi jumlah awal, biaya setiap angsuran, jumlah angsuran per tahun, pembayaran langsung atau tunai, dll.

 

7. Cara Pengiriman Produk

Distributor juga disarankan untuk memikirkan cara pengiriman suatu produk, karena setiap konsumen yang membeli suatu produk pasti menginginkan barang yang telah dibelinya sampai dengan selamat.

Oleh karena itu, distributor bertanggung jawab untuk memilih metode pengiriman yang baik dan aman serta mencantumkannya dalam surat penawaran.

Hal ini dilakukan agar konsumen aman dan mengetahui detail cara mengemas dan mengirimkan produk yang dibelinya.

 

Baca Juga: Contoh Surat Permintaan Penawaran

 

Perbedaan Surat Penawaran Barang dengan Quotation dan Sales Letter

Dalam praktik bisnis, banyak orang masih menyamakan surat penawaran barang dengan quotation maupun sales letter.

Padahal, ketiganya memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda, meskipun sama-sama digunakan dalam proses penjualan.

Memahami perbedaannya penting agar Anda tidak salah menggunakan dokumen dalam komunikasi bisnis. Berikut ini perbedaannya:

AspekSurat Penawaran BarangQuotationSales Letter
TujuanMenawarkan produk secara resmi kepada calon pembeliMemberikan rincian harga berdasarkan permintaanMembujuk calon pelanggan agar tertarik membeli
SifatFormal dan administratifTeknis dan detail hargaPersuasif dan promosi
Isi UtamaProfil perusahaan, deskripsi produk, harga, syarat pembayaranRincian harga per item, jumlah, total, pajakKeunggulan produk, manfaat, ajakan membeli
Biasanya DigunakanAwal kerja sama B2B atau pengajuan ke klienSetelah ada permintaan harga (RFQ)Kampanye pemasaran atau penawaran massal
Kekuatan HukumBisa menjadi dasar negosiasiLebih spesifik dan sering dijadikan acuan transaksiTidak bersifat mengikat

1. Surat Penawaran Barang

Surat penawaran barang adalah dokumen resmi yang dikirimkan perusahaan untuk menawarkan produk kepada calon klien atau mitra bisnis.

Dokumen ini biasanya memuat informasi lengkap seperti profil singkat perusahaan, daftar produk, harga, skema pembayaran, hingga masa berlaku penawaran.

Surat ini umum digunakan dalam konteks B2B, tender, atau pengajuan kerja sama distribusi.

2. Quotation

Quotation (daftar penawaran harga) lebih berfokus pada rincian harga secara spesifik. Dokumen ini biasanya dibuat setelah calon pelanggan meminta penawaran resmi atau mengirimkan Request for Quotation (RFQ).

Isinya lebih detail dan teknis, seperti:

  • Harga satuan
  • Jumlah barang
  • Diskon
  • Pajak
  • Total pembayaran
  • Masa berlaku harga

Quotation sering dijadikan dasar transaksi sebelum pembuatan invoice.

3. Sales Letter

Sales letter adalah surat promosi yang bertujuan membujuk calon pelanggan untuk membeli produk atau menggunakan jasa. 

Gaya bahasanya lebih persuasif dan menonjolkan manfaat, bukan sekadar rincian harga.

Biasanya digunakan dalam:

  • Email marketing
  • Campaign promosi
  • Penawaran produk baru

Contoh Skema Harga dan Diskon dalam Surat Penawaran

Dalam praktik bisnis, skema harga dan diskon sering menjadi faktor penentu keputusan pembelian. Berikut contoh skema yang dapat dicantumkan dalam surat penawaran:

Contoh Skema Harga Bertingkat (Quantity Discount)

Jumlah PembelianHarga per Unit
1–50 unitRp500.000
51–100 unitRp475.000
>100 unitRp450.000

Contoh Skema Diskon Tambahan

  • Diskon 5% untuk pembayaran lunas sebelum pengiriman
  • Diskon 10% untuk kontrak pembelian minimal 6 bulan
  • Gratis ongkir untuk pembelian di atas Rp50.000.000

Skema seperti ini menunjukkan fleksibilitas perusahaan dan meningkatkan daya tarik penawaran.

Contoh Surat Penawaran Barang

Berikut contoh surat penawaran barang yang dapat Anda jadikan referensi sebagai pembentukan surat.

 

1. Contoh Surat Penawaran Barang yang Benar

Contoh Surat Penawaran Barang
Sumber: Jubelio

2. Contoh Surat Penawaran Barang Elektronik

Berikut ini contoh surat penawaran barang untuk produk elektronik yang dapat ditiru:

Contoh Surat Penawaran Barang Elektronik
Sumber: scribd

3. Contoh Surat Penawaran Barang Furniture

Jika perusahaan Anda menjual barang furniture dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran barang furniture seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Barang Furniture
Sumber: scribd

4. Contoh Surat Penawaran Barang dalam Bahasa Inggris

Apabila perusahaan yang Anda tuju merupakan perusahaan internasional, surat penawaran barang yang dibuat harus dalam bahasa Inggris.

Maka dari itu, inilah contoh surat penawaran barang dalam bahasa Inggris yang dapat Anda tiru:

 

PT MEKAR RAYA SENTOSA

Tebet, South Jakarta, Indonesia

________________________________________________

 

June 22nd, 2022

Number : 70/05/V/2022

Subject : Sales letter

Attachment : 1 sheet of PT Mekar Raya Sentosa brochure

 

To,

PT Spark Global International

Kuningan, South Jakarta

Dear Sir/Madam,

 

Allow us to introduce ourselves as PT. Mekar Raya Sentosa, a computer equipment and supplies distributor for businesses.

We have heard that PT Spark Global International is now experiencing such rapid growth that you will be opening a new office in Tangerang to expand your operations.

Therefore, we offer ourselves to be your office equipment distributor for your new office. We are ready to assist you with the purchase, delivery, supply, and installation of office equipment.

You should not be concerned about our services because we have a solid reputation. Our clients are always pleased with our services. We can ensure you that we never compromise on our quality standards.

For more details, please contact us at +6281380099009. If needed, we are ready to come to give further presentations.

 

Thank you for giving your valuable time. We hope to establish a mutually beneficial cooperation with your company. 

 

Regards,

PT Mekar Raya Sentosa

Gilang

Marketing Manager

 

5. Contoh Surat Penawaran Produk Fashion

Jika perusahaan Anda menjual produk fashion dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran produk fashion seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Produk Fashion

6. Contoh Surat Penawaran Produk Kosmetik

Jika perusahaan Anda menjual produk kosmetik dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran produk kosmetik seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Produk Kosmetik

7. Contoh Surat Penawaran Produk Makanan dan Minuman

Jika perusahaan Anda menjual produk makanan serta minuman, dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran produk makanan dan minuman seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Produk Makanan dan Minuman

8. Contoh Surat Penawaran Produk Otomotif

Jika perusahaan Anda menjual produk otomotif dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran produk otomotif seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Produk Otomotif

9. Contoh Surat Penawaran Produk Teknologi

Jika perusahaan Anda menjual produk teknologi dan hendak menawarkannya ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawaran produk teknologi seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Produk Teknologi

10. Contoh Surat Penawaran Bahan Material

Jika perusahaan Anda bergerak di bidang konstruksi dan ingin menjual dan menawarkan bahan material ke perusahaan lain, Anda bisa membuat surat penawarannya seperti contoh di bawah ini.

Contoh Surat Penawaran Bahan Material

Template Surat Penawaran Barang Siap Pakai

Berikut adalah template surat penawaran barang universal yang bisa digunakan oleh berbagai jenis usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Anda bisa mendownloadnya langsung versi docs.

[KOP PERUSAHAAN]

[Nama Perusahaan]

[Alamat Lengkap]

[Telepon | Email | Website]

Nomor      : [Nomor Surat]

Lampiran   : [Jika Ada]

Perihal    : Penawaran Barang

[Tempat], [Tanggal]

Kepada Yth.

[Nama Penerima]

[Jabatan]

[Nama Perusahaan]

di Tempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan kebutuhan [jenis kebutuhan/permintaan penawaran], bersama ini kami bermaksud menawarkan produk sebagai berikut:

1. [Nama Produk 1]

   Spesifikasi  :

   Harga Satuan :

   Minimum Order:

2. [Nama Produk 2]

   Spesifikasi  :

   Harga Satuan :

   Minimum Order:

Adapun ketentuan penawaran kami adalah sebagai berikut:

– Masa berlaku penawaran : [contoh: 30 hari sejak tanggal surat]

– Syarat pembayaran       : [contoh: DP 30%, pelunasan sebelum pengiriman]

– Waktu pengiriman        : [contoh: 7–14 hari kerja setelah pembayaran]

– Garansi (jika ada)      : [keterangan]

Kami berharap penawaran ini dapat menjadi awal kerja sama yang baik dan saling menguntungkan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kami melalui kontak yang tertera di atas.

Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]

[Nama Jelas]

[Jabatan]

Download Template Surat Penawaran Barang Siap Pakai

Surat penawaran barang sangat penting apalagi jika Anda perusahaan yang bergerak dalam distributor barang ataupun jasa.

Hal ini tentunya menjadi dasar dalam kerjasama antar perusahaan dengan pelanggan atau perusahaan lainnya. Semoga beberapa langkah di atas dapat membantu!

Penulis
Hendik Darmawan
Hendik Darmawan
Penulis
Hendik Darmawan merupakan HR Content Specialist berpengalaman dengan latar belakang kuat di bidang teknologi HR, manajemen SDM, dan strategi konten. Selama bertahun-tahun, ia aktif mengembangkan konten HR yang mendalam, berbasis riset, dan selaras dengan kebutuhan praktisi maupun organisasi modern.
Artikel Terbaru