jenis-jenis pekerjaan

8 Bidang Pekerjaan Beserta Jenis Pekerjaan dan Keterampilannya!

Pekerjaan merupakan status seseorang yang melambangkan keahlian mereka dalam melakukan sesuatu. Pekerjaan juga merupakan kebutuhan dan hak dari masing-masing individu.

Pekerjaan sendiri memiliki beragam jenis dan contohnya. Hal itu dibedakan berdasarkan industri, tingkat pendidikan, keterampilan yang dimiliki dan juga tempat tinggal berada.

Artikel LinovHR berikut akan membahas mengenai jenis-jenis pekerjaan dalam berbagai bidang. Simak beragam contohnya di bawah ini!

 

 

1. Bidang Teknologi Informasi

Pekerjaan di sektor Teknologi Informasi umumnya terbagi menjadi empat kategori, yaitu software (Perangkat Lunak), hardware (Perangkat Keras), operasional sistem informasi, dan pengembangan bisnis IT.

Setiap kategori memiliki tugas, tanggung jawab, dan spesifikasi masing-masing. Karena sistem informasi dan teknologi terus berkembang, pekerjaan ini dianggap sangat menjanjikan, terutama pada zaman sekarang.

 

1.1. Kelompok Software (Perangkat Lunak)

Tugas yang terkait dengan bidang software ini umumnya melibatkan perancangan sistem operasional data atau aplikasi. Berikut daftar pekerjaan yang berkaitan dengan kelompok ini.

 

A. Sistem Analisis

Seorang system analyst adalah individu yang bertanggung jawab untuk menganalisis kebutuhan perangkat lunak dan teknologi informasi dalam suatu organisasi.

Mereka bertugas untuk memahami proses bisnis, merancang solusi software yang efisien, merancang basis data, mengidentifikasi kebutuhan perangkat keras, dan berkomunikasi dengan tim developer untuk mengoordinasikan implementasi solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Selain itu, mereka juga mengembangkan dokumen teknis dan menjalankan pengujian untuk memastikan keandalan dan kinerja sistem yang dianalisis.

 

B. Programmer

Programmer adalah individu yang bertanggung jawab untuk merancang, mengembangkan, dan memelihara software komputer. 

Tugas mereka di antaranya menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi kode komputer, menulis dan menguji program, memperbaiki bug, dan memastikan software berfungsi dengan baik. 

Mereka juga harus selalu memperbarui pengetahuan mereka tentang perkembangan teknologi dan bahasa pemrograman untuk menjaga kecakapan dalam mengikuti perkembangan industri teknologi informasi.

 

C. Web Designer

Web designer adalah individu yang bertanggung jawab untuk merancang tampilan dan interface visual dari situs web.

Mereka bertugas merancang elemen grafis, pemilihan warna, layout halaman, dan pengaturan elemen navigasi agar menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan fungsional.

Tak hanya itu, mereka juga perlu bekerja sama dengan web developer untuk memastikan desain mereka dapat diimplementasikan dengan baik dalam bentuk situs web yang berfungsi.

Selain itu, web designer juga harus memantau tren desain terbaru dan memastikan situs web tetap relevan dan menarik bagi pengguna.

 

D. Web Programmer

Web programmer adalah individu yang bertanggung jawab untuk mengembangkan kode dan fungsionalitas di balik situs web. 

Tugas mereka di antaranya menulis kode pemrograman, mengelola basis data, mengintegrasikan elemen-elemen interaktif, dan memastikan bahwa situs web berfungsi sesuai kebutuhan. 

Mereka harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bahasa pemrograman web seperti HTML, CSS, JavaScript, dan berbagai teknologi server-side seperti PHP, Python, atau Ruby on Rails. 

Selain itu, mereka sering berkolaborasi dengan web designer untuk mengimplementasikan desain grafis dan memastikan situs web berjalan dengan baik.

 

E. Cyber Security

Cyber security atau ahli keamanan informasi melindungi sistem komputer dan data dari ancaman keamanan seperti serangan hacker, malware, atau pencurian identitas.

Mereka mengembangkan kebijakan keamanan, melakukan pengujian keamanan, dan mengelola respons insiden keamanan. Ahli keamanan informasi juga memantau tren keamanan terbaru dan menerapkan langkah-langkah yang tepat untuk melindungi infrastruktur IT.

 

F. Data Specialist

Seorang data specialist bekerja dengan data besar (big data) dan mengelola informasi untuk mendapatkan wawasan yang berharga bagi bisnis.

Mereka menggunakan alat analisis data dan teknik pemodelan untuk mengumpulkan, membersihkan, dan menganalisis data.

Spesialis data juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasi tren, pola, dan wawasan yang dapat membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

 

1.2. Kelompok Hardware (Perangkat Keras)

Sementara itu, orang yang bekerja di sektor ini biasanya bertanggung jawab untuk merancang, mengembangkan, memproduksi, dan memelihara perangkat keras komputer dan elektronik. 

 

A. Technical Engineer

Orang yang bekerja sebagai technical engineer memiliki tugas utama dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan menjaga sistem teknologi informasi, jaringan, atau infrastruktur teknis dalam suatu organisasi

Technical engineer juga berperan dalam memberikan dukungan teknis kepada pengguna, menangani masalah jaringan, dan menjaga keamanan sistem. 

Mereka perlu terus memperbarui pengetahuan mereka sesuai perkembangan teknologi untuk memastikan sistem beroperasi dengan efisien dan aman.

 

B. Networking Engineer

Orang yang bekerja sebagai networking engineer bertanggung jawab untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara jaringan komputer dalam sebuah organisasi. 

Tugas mereka mencakup perencanaan arsitektur jaringan, konfigurasi perangkat keras jaringan seperti router dan switch, pemantauan kinerja jaringan, dan penanganan masalah jaringan.

Mereka juga harus menjaga keamanan jaringan, mengelola pembaruan perangkat lunak, dan merencanakan kapasitas jaringan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan

Networking engineer juga berperan dalam mendukung konektivitas dan komunikasi data yang andal antara berbagai perangkat dan lokasi dalam suatu organisasi

 

programmer
programmer

 

C. Administrator Jaringan

Seorang administrator jaringan bertanggung jawab untuk mengelola dan memelihara infrastruktur jaringan suatu organisasi.

Tugas mereka meliputi menginstal, mengonfigurasi, mengawasi, dan menangani masalah jaringan, seperti server, router, dan firewall. Mereka juga bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kinerja jaringan yang optimal.

 

1.3. Operasional Sistem Informasi

Tanggung jawab pekerjaan operasional sistem informasi ialah memastikan sistem informasi organisasi berjalan dengan efisien. Berikut ini yang termasuk ke dalam pekerjaan operasional sistem informasi:

 

A. EDP Operator

Individu yang bekerja sebagai EDP (Electronic Data Processing) operator memiliki tugas utama dalam menjalankan dan mengawasi operasi komputer, memproses data, dan memastikan sistem komputer beroperasi dengan baik.

Meskipun peran ini lebih terfokus pada tugas-tugas operasional komputer, keakuratan dan keterampilan dalam menjalankan operasi komputer menjadi sangat penting dalam pekerjaan ini.

 

B. System Administrator

Seorang system administrator bertanggung jawab untuk mengelola dan menjaga infrastruktur komputer dan jaringan dalam suatu organisasi. 

Tugas mereka mencakup instalasi, konfigurasi, pemeliharaan, dan pembaharuan hardware dan software, serta manajemen akun pengguna dan izin akses. 

Mereka juga mengawasi kinerja sistem, menganalisis dan mengatasi masalah teknis, serta melaksanakan tindakan keamanan seperti meningkatkan cyber security

 

C. MIS Director

Individu yang bekerja sebagai MIS (Management Information System) director bertanggung jawab atas perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah organisasi. 

Tugas mereka mencakup merancang strategi TI dan kebijakan, mengelola tim IT, mengawasi implementasi sistem informasi, serta memastikan integrasi yang efisien antara berbagai sistem. 

MIS director juga terlibat dalam mengelola anggaran TI, menilai kebutuhan teknologi informasi organisasi, dan memastikan kepatuhan dengan peraturan keamanan data. 

Mereka bekerja untuk memastikan bahwa teknologi informasi mendukung tujuan dan kebutuhan bisnis organisasi, serta berperan dalam menyediakan wawasan data yang diperlukan bagi manajemen untuk pengambilan keputusan yang efektif.

 

D. IT Business Development

Orang yang bekerja sebagai IT business development bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengembangkan peluang bisnis yang berkaitan dengan teknologi informasi. 

Tugas mereka mencakup analisis pasar dan tren IT, menjalin hubungan dengan calon klien atau prospek, serta merancang strategi penjualan atau investasi dalam solusi IT yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Mereka juga terlibat dalam merancang proposal penawaran, bernegosiasi kontrak, dan memastikan bahwa solusi teknologi yang ditawarkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan kepada organisasi. 

Peran IT business development memerlukan pemahaman mendalam tentang teknologi dan kemampuan dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan bisnis yang efektif.

 

2. Bidang Kreatif

Terdapat berbagai macam profesi atau jenis pekerjaan di industri kreatif. Berikut beberapa di antaranya.

 

2.1. Desain Grafis

Desain grafis akan bertanggung jawab terhadap desain brand, logo, ilustrasi sebuah organisasi dan perusahaan. Ide untuk sebuah desain tidaklah mudah.

Untuk menjadi ide brilian muncul, desain grafis sebagai suasana tenang. Mereka juga akan berinteraksi sibuk dengan komputer atau perangkat lain lain.

Bahkan, untuk mencari inspirasi, terkadang seorang graphic designer bepergian ke suatu tempat dengan desain yang unik untuk mencari inspirasi.

Hal ini membuat mereka fokus terhadap desain yang dikerjakan dan tak mudah terdistraksi oleh orang lain.

 

2.2. Fotografer

jenis pekerjaan fotografer
pekerjaan fotografer

 

Seorang fotografer adalah seorang seniman visual yang mengambil gambar dengan menggunakan kamera. Mereka memiliki pemahaman tentang pencahayaan, komposisi, dan teknik fotografi yang berbeda.

Fotografer dapat bekerja dalam berbagai bidang, termasuk fotografi pernikahan, jurnalistik, mode, produk, atau potret. Mereka juga dapat menggunakan perangkat lunak pengeditan foto untuk mengolah gambar yang diambil.

 

2.3. Content Writer

Seorang penulis konten (content writer) adalah seseorang yang menciptakan teks kreatif dan informatif untuk berbagai media, seperti situs web, blog, artikel, dan materi pemasaran.

Mereka memiliki kemampuan menulis yang baik dan pemahaman tentang strategi pemasaran konten. Penulis konten juga dapat melakukan riset topik, mengoptimalkan konten untuk SEO, dan menyesuaikan gaya penulisan dengan audiens yang dituju.

 

2.4. Animator

 

animator
animator

 

Seniman animator menggunakan teknik animasi untuk menciptakan gambar yang bergerak, baik dalam bentuk tradisional maupun digital.

Mereka dapat bekerja di industri film, video game, iklan, atau animasi web. Seniman animasi menggabungkan keahlian dalam menggambar, desain karakter, dan pemahaman tentang prinsip animasi untuk menciptakan adegan yang hidup dan mengesankan.

 

2.5. Video Editor

Seorang video editor bertanggung jawab untuk mengedit dan merangkai footage (rekaman video) menjadi sebuah karya visual yang menarik dan bermakna.

Mereka menggunakan perangkat lunak editing video dan memiliki pemahaman tentang teknik editing, pemotongan, transisi, efek visual, dan pengaturan audio.

Video editor juga dapat mengoptimalkan kualitas video, menyesuaikan warna, serta menambahkan elemen grafis dan teks untuk menciptakan narasi visual yang kuat.

 

3. Bidang Pendidikan

Pekerjaan di bidang pendidikan memiliki visi utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini dikelompokkan menjadi dua kategori, yang di antaranya tenaga kependidikan dan pendidik. Berikut ini paparannya:

 

3.1. Tenaga Kependidikan

Ruang lingkup pekerjaan tenaga kependidikan lebih berfokus pada tugas administratif yang mendukung kelancaran kegiatan akademik di lingkungan pendidikan. Berikut yang termasuk sebagai tenaga kependidikan:

 

A. Kepala Sekolah

Seorang kepala sekolah adalah pemimpin utama sebuah lembaga pendidikan dan bertanggung jawab atas berbagai tugas, termasuk merancang kurikulum, mengelola staf pengajar dan karyawan sekolah, memastikan kepatuhan terhadap peraturan pendidikan, serta berinteraksi dengan siswa, orang tua, dan komunitas. 

Selain itu, kepala sekolah sering kali menjadi juru bicara sekolah di berbagai forum dan bekerja untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan efektif.

 

B. Rektor

Seorang rektor adalah pemimpin utama di perguruan tinggi atau universitas, dan tugasnya mencakup mengawasi seluruh operasional akademik dan administratif institusi. 

Mereka bertanggung jawab untuk mengembangkan visi dan strategi jangka panjang institusi, mengelola fakultas, staf akademik, dan mahasiswa, serta mengambil keputusan strategis tentang program akademik, anggaran, dan kebijakan universitas.

 

C. Tata Usaha

Orang yang bekerja sebagai tata usaha, atau administrasi, bertanggung jawab atas berbagai tugas administratif dalam berbagai jenis organisasi. 

Tugas mereka mencakup manajemen jadwal, pengelolaan dokumen, penanganan komunikasi internal dan eksternal, serta pengelolaan aset.

Mereka juga dapat berperan dalam administrasi keuangan, pengarsipan, serta membantu dalam pengaturan acara atau pertemuan.

Pekerjaan tata usaha memerlukan organisasi yang baik, kemampuan komunikasi yang efektif, dan pengetahuan tentang prosedur administratif yang diperlukan untuk mendukung operasi yang lancar dalam suatu organisasi.

 

D. Pustakawan

Seperti yang dapat ditebak dari namanya, pustakawan bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan koleksi perpustakaan, serta memberikan pelayanan kepada pengunjung. 

Selain itu, mereka berperan dalam mempromosikan literasi dan kegiatan budaya di perpustakaan, serta menjaga perpustakaan agar tetap berfungsi sebagai pusat pengetahuan dan sumber informasi yang bermanfaat bagi komunitas di lingkungan akademik.

 

3.2. Pendidik

Sementara itu, tenaga pendidik adalah individu yang bertanggung jawab langsung untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada siswa. Berikut ini yang termasuk sebagai pendidik:

 

A. Guru

Guru berperan dalam pendidikan dan pengembangan siswa. Mereka merancang dan menyampaikan materi pelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan mengevaluasi kemajuan siswa. 

Selain itu, guru menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, mendukung perkembangan sosial dan akademik siswa, serta berkomunikasi dengan orang tua dan rekan kerja untuk memastikan pengalaman pendidikan yang efektif. 

Mereka juga memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan nilai siswa serta mempersiapkan mereka untuk masa depan dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. 

Profesi guru membutuhkan dedikasi, pemahaman mendalam tentang materi pelajaran, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai kelompok usia.

 

B. Dosen

Seorang dosen bertanggung jawab mengajar di perguruan tinggi atau universitas. 

Mereka merancang program akademik, memberikan kuliah, membimbing mahasiswa dalam penelitian, dan mengevaluasi kinerja mereka. 

Selain mengajar, dosen juga terlibat dalam penelitian dan kontribusi akademis, seperti publikasi artikel dan buku. 

Dosen berperan dalam mengembangkan pemahaman mendalam dalam bidang studi mereka dan memotivasi mahasiswa untuk mencapai potensi akademik tertinggi. 

Profesi dosen memerlukan pengetahuan yang mendalam di bidangnya, kemampuan komunikasi yang kuat, serta dedikasi untuk mendukung perkembangan intelektual dan karier mahasiswa mereka.

 

C. Konselor

Seseorang berfokus pada membantu individu atau kelompok mengatasi masalah emosional, sosial, atau pribadi, serta memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan disebut juga sebagai konselor

Konselor melakukan sesi konseling, memberikan nasihat, serta mengembangkan rencana yang membantu siswa mencapai kesejahteraan dan perkembangan pribadi. 

Profesi konselor memerlukan keterampilan komunikasi yang kuat, empati, serta pengetahuan dalam psikologi dan pemahaman mendalam tentang masalah sosial dan emosional.

 

D. Tutor

Tutor merupakan individu yang memberikan bimbingan dan pengajaran tambahan kepada siswa dalam mata pelajaran tertentu. 

Mereka membantu siswa dalam memahami konsep-konsep pelajaran, memecahkan masalah, meningkatkan keterampilan akademik, dan mempersiapkan siswa untuk ujian atau tugas. 

Tutor dapat bekerja secara mandiri, di lembaga pendidikan, atau sebagai tutor online, dan mereka berperan dalam memberikan dukungan personal yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. 

Profesi tutor memerlukan pemahaman yang mendalam tentang mata pelajaran yang diajarkan, kemampuan komunikasi yang baik, serta kesabaran untuk membantu siswa mencapai potensi akademik mereka.

 

4. Bidang Hukum

Pekerjaan di bidang hukum melibatkan individu yang bekerja untuk memahami, menerapkan, dan mewakili hukum dalam berbagai konteks.

Profesi hukum mencakup pengacara, hakim, jaksa, dan noratis. Berikut ini penjelasannya.

 

4.1. Pengacara atau Advokat

Pengacara, atau advokat, adalah profesional hukum yang memberikan nasihat hukum kepada klien, mewakili klien di pengadilan, dan terlibat dalam berbagai aspek penyelesaian masalah hukum. 

Pengacara dapat berfokus pada beragam bidang hukum, seperti hukum perdata, pidana, perusahaan, atau hukum keluarga. 

Mereka juga bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan klien, memahami etika hukum, dan berupaya untuk melindungi hak dan kepentingan hukum klien mereka dengan sebaik mungkin. 

Profesi pengacara memerlukan pendidikan hukum dan lisensi untuk berpraktik di berbagai yurisdiksi.

 

4.2. Hakim

Dalam sistem peradilan, hakim bertugas untuk mengambil keputusan hukum dalam kasus-kasus yang diserahkan kepada mereka. 

Tugas utama mereka meliputi mendengarkan argumen dari para pihak yang bersengketa, mengevaluasi bukti, dan mengeluarkan putusan yang didasarkan pada hukum yang berlaku. 

Mereka memainkan peran penting dalam menentukan keadilan, menjalankan hukum, dan menjaga ketertiban dalam sistem peradilan. 

Hakim juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses hukum diikuti dan mengambil keputusan yang adil serta sesuai dengan hukum yang berlaku. 

 

4.3. Jaksa

Jaksa adalah profesional hukum yang mewakili pemerintah atau kepentingan publik dalam kasus-kasus hukum. 

Tugas mereka mencakup mengumpulkan bukti, menentukan apakah ada cukup dasar untuk menuntut kasus di pengadilan, dan menghadirkan kasus di depan hakim. 

Pekerjaan jaksa memerlukan pemahaman yang kuat tentang hukum dan etika, serta kemampuan berkomunikasi yang baik untuk menjalankan tugas mereka dalam sistem peradilan.

 

4.4. Notaris

Notaris adalah pejabat hukum yang memiliki otoritas untuk menyaksikan dan mengesahkan dokumen hukum, seperti akta otentik, surat wasiat, kontrak, dan pernyataan lainnya. 

Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut dibuat secara sah dan sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Pekerjaan notaris memerlukan pengetahuan mendalam tentang hukum dan ketentuan hukum yang berlaku, serta kepatuhan terhadap standar etika dan kebijakan privasi.

 

5. Bidang Seni dan Sastra

Bidang satu ini dipenuhi mereka yang menaruh perhatian dan minat besar terhadap dunia seni dan sastra. Berikut ini pekerjaan yang termasuk di dalamnya:

 

5.1. Artis

Seorang artist sejatinya merupakan individu yang mengekspresikan ide, emosi, atau pesan melalui karya seni, seperti lukisan, patung, musik, atau teater. 

Untuk menekuni profesi ini, individu memerlukan imajinasi yang kuat, dedikasi untuk praktik seni yang terus-menerus, serta keterampilan untuk berkomunikasi dengan penonton dan kolektor.

 

5.2. Desainer Grafis

Individu yang merancang elemen visual, seperti ilustrasi, logo, tata letak, dan gambar, untuk komunikasi visual disebut juga sebagai graphic designer

Dalam mengerjakan tugas, mereka harus memahami pesan yang perlu disampaikan dan menciptakan desain yang efektif, estetis, dan berdaya tarik. 

Profesi desainer grafis memerlukan kreativitas, kemampuan untuk memahami tren desain, dan kemahiran teknis dalam perangkat lunak desain grafis untuk mengkomunikasikan pesan secara visual.

 

5.3. Animator

Gemar melihat animasi menarik yang ditayangkan di TV? Itu merupakan hasil tangan seorang animator, lho!

Seorang animator akan menciptakan gambar bergerak atau animasi dalam berbagai bentuk media, termasuk film, iklan, video game, dan program TV. 

Tentunya, profesi ini memerlukan kreativitas, pemahaman tentang prinsip-prinsip animasi, dan keterampilan teknis dalam perangkat lunak dan alat animasi.

 

5.4. Penulis

Di balik buku, artikel, atau bahkan postingan di media sosial, terdapat seorang penulis yang meramu informasi menjadi bacaan yang menarik bagi para audiens.

Para penulis menghasilkan tulisan yang informatif, menghibur, atau persuasif sesuai dengan kebutuhan dan tujuan tertentu. 

Mereka dapat berfokus pada berbagai genre, baik fiksi, non-fiksi, ataupun  jurnalisme. 

Pekerjaan penulis memerlukan kreativitas, ketekunan, dan kemampuan berkomunikasi yang kuat untuk menyampaikan pesan atau cerita dengan jelas dan menarik bagi pembaca.

 

6. Bidang Teknik dan Industri

Pekerjaan di bidang teknik dan industri umumnya berkaitan dengan merancang, mengembangkan, dan mengelola proses produksi, produk, dan sistem teknis. 

Mereka dapat bekerja di berbagai sektor, seperti manufaktur, teknologi, konstruksi, atau energi, dan memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas. Berikut ini paparannya.

 

6.1. Quality Control Engineer

Quality control engineer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk memastikan produk atau layanan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh perusahaan. 

Mereka berperan dalam menjamin bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diharapkan, menjaga reputasi perusahaan, serta memastikan kepuasan pelanggan. 

Profesi ini memerlukan pemahaman mendalam tentang metode pengujian dan sistem kualitas, serta kemampuan analitis dan komunikasi yang baik.

 

6.2. Data Engineer

Individu yang bertanggung jawab untuk merancang, mengelola, dan memelihara infrastruktur data dalam sebuah organisasi disebut data engineer

Tugas utama mereka adalah mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data dalam format yang dapat diakses dan dianalisis. 

Profesi ini memerlukan pengetahuan mendalam tentang data, bahasa pemrograman, dan arsitektur data, serta kemampuan untuk bekerja dengan tim analis data dan data scientist untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam mengelola dan memanfaatkan data.

 

6.3. Project Manager

Di bidang teknik dan industri, project manager bertanggung jawab untuk merencanakan, mengelola, dan memantau proyek-proyek teknik atau industri dari awal hingga selesai. 

Project manager memastikan bahwa tujuan proyek tercapai dalam hal kualitas, waktu, dan anggaran, serta memainkan peran penting dalam kesuksesan proyek dan keberhasilan operasi di sektor teknik dan industri. 

Profesi ini memerlukan kemampuan kepemimpinan, project management, serta pengetahuan teknis yang kuat dalam industri terkait.

 

7. Bidang Perbankan

Berikut adalah lima contoh pekerjaan di bidang perbankan beserta penjelasannya.

 

7.1. Teller

Seorang teller adalah petugas yang bertugas di bagian kas bank. Tugas mereka meliputi menerima setoran dan penarikan uang tunai, menukar uang asing, mengeluarkan cek atau giro, serta memberikan informasi tentang produk dan layanan bank kepada nasabah.

Teller juga bertanggung jawab untuk menjaga keakuratan transaksi keuangan dan menjaga keamanan di area kas.

 

7.2. Analis Kredit

Analis Kredit
Analis Kredit

 

Seorang analis kredit melakukan analisis kredit untuk mengevaluasi kelayakan pemberian pinjaman kepada individu atau perusahaan.

Mereka menganalisis laporan keuangan, histori kredit, dan faktor lainnya untuk menentukan risiko kredit dan memutuskan jumlah pinjaman yang dapat diberikan serta suku bunga yang sesuai.

Analis kredit juga memberikan rekomendasi kepada manajemen bank terkait analisa kelayakan kredit yang mereka lakukan.

 

7.3. Risk Manager

Manajer risiko bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko keuangan yang dihadapi oleh bank.

Tugas mereka meliputi menganalisis dan memantau risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, dan risiko lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan bank.

Manajer risiko juga mengembangkan kebijakan dan prosedur untuk mengurangi risiko dan melindungi aset bank.

 

7.4. Wealth Management Advisor

Wealth Management Advisor
Wealth Management Advisor

 

Seorang wealth management advisor bekerja dengan nasabah yang memiliki kekayaan yang signifikan untuk memberikan saran dan solusi yang tepat dalam mengelola keuangan mereka.

Mereka menganalisis profil risiko dan tujuan investasi nasabah, memberikan rekomendasi tentang strategi investasi, perencanaan pajak, dan pengelolaan aset.

Wealth management advisor juga mengikuti perkembangan pasar keuangan dan memberikan pembaruan kepada nasabah tentang portofolio mereka.

 

7.5. Kepala Cabang

Seorang pimpinan cabang bertanggung jawab atas pengelolaan operasional dan keuangan cabang bank. Tugas mereka meliputi mengawasi tim karyawan, memastikan pencapaian target penjualan, menyusun rencana bisnis, mengelola risiko, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perbankan.

Pimpinan cabang juga berinteraksi dengan nasabah untuk memberikan layanan yang memuaskan dan menjaga hubungan baik dengan pemangku kepentingan.

 

Baca Juga: Penyebab Stress di Tempat Kerja

 

8. Bidang Kesehatan

Bidang kesehatan memiliki banyak profesi yang berkontribusi dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Berikut di antaranya.

 

8.1. Dokter

Profesi ini bukanlah profesi yang asing di telinga kita. Dokter adalah seseorang yang kita cari saat sedang sakit. Tugas mereka meliputi diagnosis penyakit, perawatan, pemberian resep obat, dan memberikan nasihat medis umum kepada pasien.

Dokter umum juga dapat merujuk pasien ke spesialis jika diperlukan. Mereka berperan penting dalam memberikan perawatan kesehatan masyarakat secara holistik.

 

8.2. Perawat

perawat
perawat

 

Secara sederhana, perawat adalah pembantu dokter saat menjalani tugasnya. Tugas mereka meliputi memberikan obat, melakukan prosedur medis, memantau kondisi pasien, memberikan perawatan luka, dan memberikan dukungan emosional kepada pasien dan keluarga.

Perawat juga berperan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada pasien tentang pengelolaan kondisi kesehatan mereka.

 

8.3. Ahli Gizi

Ahli gizi bertanggung jawab untuk memberikan nasihat dan panduan tentang nutrisi yang sehat kepada pasien.

Mereka melakukan evaluasi nutrisi, merancang program diet yang sesuai dengan kebutuhan individu, memberikan edukasi tentang pola makan yang seimbang, serta memberikan dukungan dan monitoring dalam mencapai tujuan kesehatan pasien.

Ahli gizi juga dapat bekerja di rumah sakit, panti jompo, pusat kesehatan masyarakat, atau dalam praktik mandiri.

 

8.4. Farmasi

farmasis
farmasis

 

Seorang farmasis atau apoteker bertanggung jawab untuk memastikan penggunaan obat-obatan yang aman dan efektif.

Tugas mereka meliputi mengisi resep dokter, memberikan informasi tentang dosis dan efek samping obat kepada pasien, melakukan konseling obat, serta mengelola stok obat di apotek.

Farmasis juga dapat berkolaborasi dengan tim medis dalam mengelola terapi obat pasien dan memberikan saran tentang penggunaan obat yang tepat.

 

8.5. Fisioterapi

Terapis fisik membantu pasien memulihkan, memperoleh kembali fungsi fisik, dan mengurangi rasa sakit melalui latihan fisik, terapi manual, dan modalitas lainnya.

Mereka bekerja dengan pasien yang mengalami cedera fisik, gangguan muskuloskeletal, atau kondisi medis tertentu untuk mengembalikan mobilitas, kekuatan, dan kualitas hidup.

Fisioterapi juga memberikan nasihat tentang latihan kebugaran, pencegahan cedera, dan teknik manajemen nyeri kepada pasien.

 

Software HRIS

 

Jadi, bidang karir mana yang paling menginspirasi Anda? Atau jangan-jangan Anda terinspirasi untuk menentukan pilihan karir atau bahkan memulai karir yang berbeda? Apa pun pilihan karir Anda, pastikan jika anda memiliki minat dan bakat yang sesuai dengan uraian tugas pekerjaan.

Dalam pengelolaan berbagai jenis pekerjaan, dibutuhkan seorang tim HRD yang kompeten. Seperti dalam hal pengelolaan jobdesc yang seringkali jadi problematik. Banyak yang beranggapan pekerjaan yang dijalani telah ‘keluar jalur’.

Maka dari itu, HRD bisa memanfaatkan teknologi dalam mengelola berbagai profesi pekerjaan. Teknologi tersebut adalah Software HRIS LinovHR. Software ini memiliki fitur Job Role dalam modul Organization Management untuk mengelola deskripsi tugas berbagai macam pekerjaan.

HR dapat melakukan definisi Role sebelum karyawan mulai masuk kerja. Sehingga, karyawan akan memahami apa yang telah disepakati mengenai tugas apa yang diharapkan keapda mereka untuk dijalani.

Selain itu terkait pengelolaan gaji, LinovHR juga memiliki software payroll yang memudahkan penghitungan gaji dari proses awal hingga akhir. Tinggal klik dan klik, slip payroll elektronik akan sampai pada gadget masing-masing karyawan.

Sangat mudah bukan? Segera jadwalkan demo untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana LinovHR memudahkan pengelolaan karyawan berbagai profesi.