manajemen bakat

Maksimalkan Manajemen Bakat dengan Performance Management

Setiap perusahaan tentu ingin memiliki SDM yang berkualitas dan handal di bidangnya masing-masing. Ini penting karena pengoptimalan skill SDM dalam sebuah perusahaan merupakan salah satu aset yang krusial, yang nantinya akan membantu mengembangkan dan memajukan perusahaan tersebut. Maka dari itu, performance management dalam perusahaan sangat dibutuhkan. 

 

Performa perusahaan Anda belum bekerja secara optimal? Mungkin Anda belum menerapkan Performance Management System untuk memaksimalkan manajemen bakat di perusahaan Anda. LinovHR menyediakan performance management system yang berguna untuk memaksimalkan manajemen karyawan Anda. Coba gratis LinovHR sekarang juga! 

 

Apa itu Manajemen Bakat?

Sebelum membahas tentang manajemen bakat, ada baiknya, Anda juga paham dulu, apa itu bakat? Menurut pendapat para ahli, bakat memiliki beberapa pengertian.

  1. Michael dkk (2001) menyebutkan bahwa talenta atau bakat merupakan adalah kemampuan / potensi yang dimiliki oleh seseorang, meliputi skill / keterampilan, kelebihan fundamental, pengalaman, pengetahuan / knowledge, kecerdasan, pengambilan keputusan, sikap, karakter, dan dorongan, juga kemampuan mereka untuk terus belajar dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. 
  2. Cheese dkk (2008) berpendapat bahwa talenta atau bakat adalah gabungan / kumpulan dari experience / pengalaman, knowledge / pengetahuan, skill / keahlian, dan tingkah laku yang dimiliki seseorang, bahkan dibawanya sampai ke tempat kerja.

Dari dua pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa manajemen bakat adalah sebuah strategi yang telah dirancang secara terpadu, untuk mengelola potensi, kemampuan, kompetensi, serta kekuatan karyawan dalam sebuah perusahaan atau organisasi.

Manajemen bakat atau biasa disebut dengan manajemen talenta ini akan membantu organisasi atau perusahaan dalam memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya manusia yang dimilikinya. Dalam sebuah perusahaan, pelaksanaan manajemen bakat disebut dengan performance management.

Selanjutnya, performance management dalam perusahaan akan mengklasifikasikan sumber daya manusia yang dimiliki tersebut sesuai dengan skill dan bakat yang dimiliki sehingga didapatkan karyawan tetap yang memiliki kinerja sesuai dengan pekerjaan & jabatan yang diharapkan oleh perusahaan. 

 

Apa Saja Tujuan dari Manajemen Bakat?

Karena manajemen bakat berupaya untuk mengoptimalkan sumber daya manusia yang dimiliki oleh sebuah perusahaan, maka tentu saja, tujuan dari manajemen bakat ini pastinya berhubungan dengan pencapaian tujuan perusahaan, antara lain:

  1. Menciptakan tim kerja yang unggul dan terbaik yang mampu bersaing dengan kompetitor perusahaan
  2. Jika terjadi pergantian jabatan, manajemen bakat mampu segera mendapatkan pengganti yang memiliki skill hampir sama atau lebih baik dari karyawan yang menjabat sebelumnya, termasuk untuk posisi eksekutif dalam perusahaan 
  3. Mengembangkan adanya peluang-peluang karir yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga mampu menjaring dan mempertahankan posisi eksekutif terbaik. 
  4. Membangun budaya perusahaan yang mendorong tim terbaik dalam pencapaian puncak kinerjanya. 
  5. Mempromosikan keberagaman eksekutif yang dimiliki oleh sumber daya manusia dalam perusahaan berdasarkan berdasarkan identifikasi jenis kelamin, suku / etnis, dan usia. 
  6. Menyusun proses penerimaan karyawan yang memiliki kemampuan dan hasilnya melebihi harapan tim manajemen perusahaan
  7. Menyadarkan perusahaan akan pentingnya memiliki karyawan yang berbakat / bertalenta baik. Selanjutnya, inilah yang nantinya akan membuka peluang tidak terbatas bagi karyawan dengan skill ideal demi kepentingan perusahaan.

Baca Juga: Gali Bakat Karyawan Jauh Secara Mendalam dengan Talent Mapping

 

Proses Manajemen Bakat

Menurut Capelli (2008), ada 5 proses / tahapan penting yang harus dilalui dalam manajemen bakat, antara lain:

1. Tetapkan Kriteria Bakat 

Tujuan dari proses pertama ini adalah untuk memperjelas siapa saja yang berada pada posisi kunci, posisi terpenting, posisi dengan risiko tertinggi, serta posisi lainnya terkait sebuah proyek. Hasil akhir dari proses pertama ini adalah sebagai sasaran program pengembangan talenta management.  Proses ini meliputi serangkaian kegiatan meliputi:

  1. Penetapan kriteria calon pemimpin berkualitas di setiap level dan posisi; 
  2. Penetapan kriteria calon pemimpin berdasarkan kualitas karakter pribadi;
  3. Penetapan kriteria calon pemimpin berdasarkan pengalaman karir, kinerja, pengetahuan bisnis dan fungsional, serta penilaian / assignment potensi yang dimiliki. 

 

2. Seleksi Group Pusat Pengembangan Bakat

Pada proses ini, akan dilakukan berbagai macam upaya untuk memilih kandidat-kandidat terbaik sesuai dengan level, posisi, dan jabatan karyawan di perusahaan untuk bisa masuk menjadi peserta dalam program manajemen bakat.  Proses ini terbagi menjadi dua:

  1. Pengidentifikasian bakat;
  2. Menarik bakat yang sudah diidentifikasi pada no. 1 untuk dimasukkan dalam grup pusat pengembangan bakat / talenta.

 

Baca Juga: 6 Aspek Penting dalam Mengelola Karyawan Pergudangan

 

3. Buat Program Percepatan Pengembangan Bakat

Proses selanjutnya adalah membuat program percepatan pengembangan bakat. Di sini, akan dilakukan berbagai upaya mulai dari  merancang, merencanakan / planning, sampai dengan mengeksekusi program pengembangan bakat yang ada di perusahaan. Tentu saja, proses ini pelaksanaannya semakin dipercepat untuk menemukan sumber daya manusia sesuai dengan talenta yang diharapkan perusahaan. 

 

4. Tugaskan Posisi Kunci

Penugasan posisi kunci dilakukan kepada semua anggota dari program manajemen bakat yang tadinya sudah berhasil lolos dalam seleksi evaluasi kelayakan dan skill  kepemimpinan untuk menduduki jabatan tertentu yang ada di perusahaan.

 

5. Evaluasi Kemajuan Program

Proses terakhir adalah mengevaluasi kemajuan program manajemen bakat. Proses akhir ini meliputi segala macam upaya dan kegiatan dalam memeriksa, memonitor, dan mengevaluasi kemajuan pada setiap aktivitas program manajemen bakat yang ada.  Evaluasi ini nantinya akan digunakan sebagai dasar perusahaan dalam membuat keputusan-keputusan penting seperti promo dan suksesi.

 

Baca Juga: 8 Masalah Bekerja dari Rumah yang Dihadapi HRD

 

Kelola Manajemen Bakat dengan LinovHR

Pengelolaan manajemen bakat perusahaan tentu saja memakan waktu yang panjang dengan runtutan proses yang rumit dan pelaksanaan yang ketat. Untuk itu, selain dibutuhkan tim HRD yang kompeten di bidangnya, Anda juga sangat diharapkan menggunakan software HRD untuk membantu pelaksanaan prosesnya.

Kini, LinovHR hadir dengan Software HRD Terbaik yang dapat digunakan secara efektif untuk memaksimalkan performance management melalui penilaian kinerja karyawan, sejauh mana produktivitas dan kemajuan yang mereka raih selama bekerja di perusahaan Anda. 

Jika digunakan dalam jangka panjang, tentu saja, software ini akan memberikan keuntungan besar pada perusahaan Anda. Performance management yang meliputi berbagai proses seperti perekrutan karyawan, pengembangan SDm perusahaan, sampai dengan promosi akan tercatat secara sistematis dan terstruktur pada sistem kami. 

Di masa depan, perusahaan Anda akan semakin mampu bergerak sesuai dengan tujuan dan strategi bisnis yang sedang dijalankan. Ini karena sejak awal perekrutan karyawan, setiap talenta sudah ditempatkan sesuai dengan kualitas terbaik yang karyawan miliki.  Mau cara mudah memaksimalkan manajemen bakat dengan performance management? Yuk, gabung di LinovHR!