zoom fatigue

Waspada Zoom Fatigue! Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya

Akhir-akhir ini banyak orang melakukan panggilan video melalui platform Zoom. Baik itu untuk  melakukan sebuah pertemuan, seminar, atau hanya sekadar mengobrol. Namun, rutinitas tersebut yang terus menerus akan menimbulkan kelelahan virtual atau yang biasa disebut Zoom fatigue.

Kali ini, LinovHR akan membahas lebih jauh mengenai kelelahan Zoom dimulai dari cara mengenali gejalanya hingga cara mengatasi kelelahan Zoom.

Simak lebih lengkapnya di bawah ini!

 

Apa yang Dimaksud Zoom Fatigue?

Zoom fatigue adalah keadaan di mana seseorang kelelahan sesaat atau sesudah melakukan panggilan video Zoom. Hal ini umumnya disebabkan oleh penggunaan platform meeting online yang terlalu sering dan kurangnya istirahat sehingga berdampak pada kelelahan.

Istilah Zoom fatigue ini mulai muncul ke permukaan ketika dunia dilanda pandemi Covid-19 yang memaksa seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia harus meminimalisir kontak fisik dan berbagai kegiatan yang menciptakan kerumunan.

Sebagai jalan keluar, konferensi video jarak jauh seperti aplikasi Zoom menjadi alternatif yang digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh untuk berbagai keperluan. Mulai dari hanya sekadar menanyakan kabar, meeting online, konser online hingga virtual tour.  

Penggunaan Zoom memang sangat baik untuk menjawab berbagai kebutuhan komunikasi jarak jauh. Namun, menurut Jeremy Bailenson, seorang direktur pendiri Virtual Human Interaction Lab Stanford (VHIL), mengatakan bahwa pengguna Zoom harus dapat memanfaatkan berbagai fiturnya untuk mengurangi kelelahan.

Ketika Anda mengalami kelelahan Zoom akibat terlalu lama melakukan panggilan video, maka Anda juga akan mengalami kesulitan untuk tetap fokus dan berkonsentrasi secara penuh. Jika Anda mulai merasakan hal tersebut, artinya Anda sudah mengalami gejala Zoom fatigue. 

 

Gejala Pemicu Zoom Fatigue

Apakah gejala Zoom fatigue hanya sulit berkonsentrasi saja? Tentu tidak. Ada beberapa gejala pemicu lainnya yang menandakan Anda mengalami virtual fatigue.

Gejala-gejala tersebut tentunya berdampak pada tingkat keefektifan Anda dalam melakukan panggilan video atau melakukan pekerjaan lainnya.

Berikut beberapa gejala umum Zoom fatigue.

 

1. Sulit Berkonsentrasi

Salah satu tanda gejala Zoom fatigue yang umum ditemui adalah sulitnya berkonsentrasi. Hal ini umumnya ditemui ketika Anda berturut-turut melakukan Zoom meeting. 

Dampaknya akan sangat terasa pada Mata dan badan. Karena lelah, Anda jadi mudah mengantuk dan tidak dapat mengikuti meeting virtual dengan baik. 

Saat Anda mengalami hal ini, sangat disarankan untuk mengambil jeda dan beristirahat dari meeting online.  Jika Anda merasakan kelelahan yang berkepanjangan, ada baiknya untuk rehat dari Zoom meeting lebih lama. 

 

2. Mudah Lupa

Gejala Zoom fatigue lainnya adalah jadi mudah lupa. Kelelahan yang kita alami memang membuat seseorang cenderung mudah lupa dibandingkan dengan seseorang dalam kondisi prima.

Hal ini tentunya tidak baik ketika Anda menjadi pembicara di suatu panggilan video dan mengalami kelelahan.

 

3. Sulit Mempertahankan Fokus Pada Interaksi yang Sedang Berlangsung

Ketika Anda mengalami kelelahan Zoom, maka Anda akan cenderung sulit fokus pada interaksi yang sedang berlangsung. Fokus Anda jadi teralihkan pada hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan meeting online yang sedang berlangsung.

 

4. Frustasi dan Mudah Marah

Frustasi dan mudah marah akan timbul jika Anda sedang mengalami Zoom fatigue. Hal ini sering terjadi, seseorang yang sedang lelah umumnya tidak dapat mengontrol emosinya dengan baik dan benar, sehingga mereka cenderung mudah marah.

Oleh karena itu, ketika Anda sedang merasa lelah, segeralah beristirahat atau akhiri panggilan video untuk kesehatan fisik dan psikis Anda.

 

5. Gejala Fisik Seperti Otot Nyeri, Tegang, dan Kelelahan

Tentunya seseorang yang kelelahan akan mengalami gejala fisik seperti otot nyeri, tegang, bahkan insomnia. Mata yang terlalu lama menatap layar gadget membuat tubuh Anda semakin mudah lelah dan mengalami beberapa gejala fisik yang berisiko.

 

Baca Juga: Bagaimana Cara Pasang Background di Zoom

 

Cara Mengatasi Zoom Fatigue

Jika Anda merasa sedang mengalami Zoom fatigue, penting sekali untuk mencari cara mengatasi hal tersebut. Hal ini agar rasa lelah Anda tidak berlarut-larut dan mengganggu produktivitas Anda dalam bekerja.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kelelahan Zoom.

 

1. Hindari Multitasking

Bisa mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu memang terdengar baik dilakukan. Namun, bukan berarti Anda harus melakukan multitasking terus menerus terutama saat Anda sedang melakukan Zoom meeting. 

Hal ini karena akan membuat Anda merasa kelelahan. Saat Anda melakukan Zoom, usahakan untuk fokus kepada satu hal tersebut seperti mendengarkan pembicara pada Zoom meeting atau melakukan pencatatan. Hal ini akan meminimalisir Anda dari kelelahan Zoom.

 

2. Kurangi Pandangan Pada Layar

Ketika sedang melakukan panggilan video, seseorang umumnya terlalu terpaku pada layar yang ada. Alih-alih fokus terhadap pembicara, Anda juga terkadang fokus terhadap latar belakang seseorang.

Hal ini yang dinilai tidak cukup baik karena mata Anda akan cepat kelelahan dan akan mengalami gejala kelelahan Zoom. Agar Anda tidak mengalami hal demikian, cobalah untuk sesekali mengistirahatkan pandangan mata pada layar untuk menghindari mata lelah.

 

3. Beristirahat Sejenak

Cobalah beristirahat sejenak ketika melakukan video call. Ini adalah cara paling ampuh untuk mengakali rasa lelah karena terlalu banyak Zoom meeting. Anda dapat melihat-lihat pemandangan di sekeliling Anda atau sekadar mengalihkan pandangan Anda dari layar.

Hal ini akan membantu Anda untuk kembali rileks dan fokus untuk melanjutkan panggilan video berikutnya. Selain itu, Anda juga dapat melakukan istirahat dengan melakukan peregangan agar tubuh tidak kaku dan pegal.

Itulah beberapa gejala serta cara mengatasi ketika Anda mengalami Zoom fatigue ketika meeting online. Tentunya ketika sedang melakukan meeting disarankan untuk mengambil waktu istirahat agar tubuh tetap fokus dan dapat berkonsentrasi.