word of mouth

6 Tips Word of Mouth Agar Menarik Konsumen

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak pernah bisa berhenti berkomunikasi dengan manusia lainnya. Pernahkah Anda berpikir bagaimana sebuah pembicaraan mengenai produk bisa melesatkan penjualan? Inilah yang terjadi dalam istilah word of mouth. Proses ini melibatkan peran konsumen dalam merekomendasikan produk yang ia rasa bermanfaat kepada rekan atau orang terdekatnya. Dengan perkembangan komunikasi yang melesat, model pemasaran cara ini juga semakin populer. 

 

Pengertian Word of mouth 

Komunikasi antar manusia memang tidak bisa diremehkan. word of mouth adalah salah satu media pemasaran dengan komunikasi antar individu yang merekomendasikan produk atau jasa kepada orang lain, dimana pendapat individu yang memberikan rekomendasi tersebut dianggap independen alias tidak berkaitan dengan pihak perusahaan. 

Tingkat keberhasilan metode ini pun tidak main-main. Sebuah riset yang pernah dilakukan oleh Nielsen menyebutkan bahwa 92% orang lebih mempercayai rekomendasi produk atau jasa dari teman dan keluarga mereka. Itu sebabnya perusahaan berusaha menjaga kualitas produk mereka semaksimal mungkin agar menjaga konsumen tetap merasa puas dan bertahan menggunakan produk atau jasa dari perusahaan.

 

Tips Jitu Word of Mouth

Kepercayaan konsumen akan meningkatkan penjualan produk. Begitu pula saat konsumen percaya untuk merekomendasikan produknya kepada rekan atau orang lain. Dalam era modern, word of mouth marketing bisa dilakukan dalam media apa saja. Bisa melalui forum, testimonial di media sosial, dan sekedar pesan singkat ringan dengan teman. Di bawah ini adalah tips jitu yang bisa dilakukan perusahaan Anda untuk melakukan word of mouth

 

1. Libatkan Konsumen

Jika Anda ingin konsumen terus membicarakan hal bagus mengenai produk Anda, minta mereka untuk mencoba produk. Kemudian biarkan konsumen merasakan produk dan merekomendasikannya kepada orang lain. Cara ini cukup efektif untuk membangun relasi yang baik dengan konsumen. Buatlah konsumen merasa seakan-akan menjadi “bagian” dari perusahaan Anda dengan menyiapkan media komunikasi yang mudah, contoh paling gampang yang bisa ditemukan adalah menggunakan media sosial. Dengarkan pendapat konsumen dan buatlah konsumen merasa bahwa pendapat mereka penting. Jangan lupa untuk memberikan informasi tentang produk spesial atau produk baru yang akan datang.

 

Baca Juga: Diferensiasi Produk Agar Unggul Menggaet Konsumen

 

2. Bangun Kepercayaan

Kepercayaan konsumen berperan besar dalam inisiatif untuk merekomendasikan produk kepada orang lain. Saat kepercayaan konsumen sudah tidak bisa dijaga, maka konsumen akan berpaling kepada kompetitor. Membangun kepercayaan dapat diwujudkan dengan memberikan layanan purna jual yang berkelanjutan dan membentuk customer relationship management yang baik. Kepercayaan tak hanya membuat konsumen tak ragu memberikan pengalaman berharga ketika menggunakan produk. Konsumen juga akan lebih loyal dalam menggunakan produk walau ada produk lain dari kompetitor. 

 

3. Jujur dan Menjaga Integritas

Orang menghargai bisnis yang jujur ​​dan adil. Tidak ada taktik licik di sini. Kembangkan reputasi perusahaan dengan menghormati konsumen dan memperlakukan mereka dengan benar. Jangan coba-coba menipu konsumen dengan menjual produk yang tidak sepadan atau melakukan hal yang tidak etis! Sekali konsumen hilang kepercayaan, akan sulit untuk membangunnya kembali.

 

4. Jual Produk yang berkualitas

Mustahil rasanya jika ingin konsumen merekomendasikan produk kepada orang lain sementara produk yang dijual belum memiliki kualitas yang bagus. Mengontrol dan menjual produk yang berkualitas tinggi adalah hal mutlak bila perusahaan ingin produknya direkomendasikan kepada orang lain. Selain itu, menjual produk yang berkualitas juga akan membantu perusahaan menjaga citra baik perusahaan itu sendiri. Perusahaan dapat menggunakan sistem quality control yang ketat agar produk yang jatuh kepada konsumen merupakan produk yang sudah memenuhi standar. 

 

5. Key Opinion Leader 

Key opinion leader atau yang lebih sering disebut dengan KOL adalah seorang profesional yang dikenal memiliki opini menarik di sebuah industri spesifik dengan target audiences tertentu. Profesional tersebut dipercaya audiences memiliki wawasan dan pengetahuan yang mumpuni atas industri tertentu. Masyarakat jauh lebih percaya kepada seseorang yang merekomendasikan produk dengan pengetahuan yang baik dibandingkan sebuah iklan pendek. Testimoni atau review biasanya akan dilakukan di media sosial, tergantung bagaimana target audiences.  Penting bagi perusahaan untuk memilih opinion leader yang kompeten di bidangnya agar membuat masyarakat tertarik untuk menggunakan produk. 

 

Baca Juga: Pilah-Pilih Brand Ambassador untuk Perusahaan

 

6. Menjadi Pemimpin di Industri

Jadikanlah perusahaan Anda sebagai leader atau pemimpin industri! Cara ini akan membutuhkan banyak usaha dari internal perusahaan sambil tetap mengikuti berita industri terbaru. Manfaat jangka panjang dari menjadi pemimpin industri sepadan dengan keringat dan kerja keras. Ketika orang mulai melihat merek dari perusahaan sebagai pemimpin diantara produk lain, konsumen akan melihat bahwa produk yang dijual perusahaan jauh mengungguli yang lain.

Jika strategi word of mouth berhasil, perusahaan akan menerima beberapa keuntungan sekaligus, yaitu peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan. Bisnis pun dapat berkembang dengan optimal sementara konsumen lama betah berlama-lama menggunakan produk serta konsumen baru akan datang dengan sendirinya.  Dengan begitu perusahaan dapat kokoh bertahan dalam persaingan bisnis yang ketat. Demikiannya tips dari kami, semoga dapat membantu perkembangan perusahaan Anda!